Menyajikan berita terhangat!

Barrack Obama Pamitan Setelah Delapan Tahun Memimpin AS !

Kehadiran Presiden Barack Obama pada Forum Kerjasama Ekoni Asia Pasifik (APEC) seolah menjadi ajang pamit dirinya kepada dunia.

  • Tako Murasaki
  • 2016.11.24
  • 155

    view

  • BARRACK OBAMA - SIAP JADI WN BIASA

    Di hadapan wartawan menjelang berakhirnya pertemuan puncak APEC, di Lima, Minggu, Obama mengungkapkan rencananya setelah lengser. Ia mengatakan, prioritas utamanya adalah mengajak istri dan anak-anaknya berlibur serta menulis. Sementara waktu kata Obama, dia tidak akan kembali ke politik.

    Setelah tidak menjadi presiden, lamjut Obama, dia tidak akan mengganggu penggantinya dengan terus melakukan kritik. Dia akan terus melanjutkan tradisi untuk memberikan ruang presiden dalam memerintah. Obama baru akan berbicara jika ada kebijakan yang melanggar nilai-nilai ideologi tertentu.

    Sumber: www.dw.com

    Pertemuan puncak APEC dihadiri 21 kepala negara. Bagi Obama, acara itu merupakan penutup perjalanannya sebagai Presiden AS di luar negeri. Menjawab pertanyaan-pertanyaan wartawan. Obama mengatakan, ia mendorong orang-orang Partai Demokrat untuk bekerja sama dengan pemerintahan baru. Namun, tambahnya, sebagai warga negara, dia akan bertindak jika presiden terpilih Donald Trump menentang nilai-nilai yang selama ini dia hormati.

    "Saya ingin menghormati lembaga dan memberikan kesempatan presiden terpilih maju dengan rencana-rencananya," kata Obama yang mencontoh pendahulu-pendahulunya. Meski tidak menyebut secara spesifik alasan yang kelak bisa mengusiknya untuk angkat bicara, Obama selama ini prihatin dengan ucapan Trump tentang hak-hak minoritas, perlindungan yang setara dan penghormatan terhadap kehidupan warga. Dia sering mengingatkan soal kemungkinan Trump yang implusif menggunakan senjata nuklir dan melaksanakan gagasannya untuk membuat daftar warga muslim.

    Yang Tak Terlaksana

    Menengok perjalanan delapan tahun menjadi presiden, Obama mengatakan dia telah melakukan yang terbaik, memegang sumpah dan komitmennya yang telah dibuat sebelumnya. Jika ada hal yang disesalinya, Obama menyebutkan, dia belum berhasil menuntaskan masalah pengawasan senjata, kenaikan upah minimum dan pembelanjaan infrastruktur.

    "Niat saya dalam dua bulan berikut adalah menyelesaikan tugas saya," kata Obama yang secara resmi meninggalkan Gedung Putih pada 20 Januari 2017. Perjalanan Obama pada Forum APEC di ibu kota Peru menjadi agak canggung karena dia harus meyakinkan para mitranya tentang keberlanjutan hubungan mereka dengan AS. Dia meminta para kepala negara dan kepala pemerintahan sabar menunggu.

    Obama mengklaim perjanjian perdagangan Kemitraan Trans-Pasifik (FPP) yang telah ditandatanganinya agar tetap berlaku kendati Trump menyatakan akan menghentikannya. Dia juga berjanji untuk bisa menyelesaikan krisis Ukraina sebelum dia meninggalkan kursi kepresidenannya. Menurut Obama, ada kemungkinan terjadi perbedaan besar antara kerja kepresidenan dan janji-janji saat pencalonan. "Ketika anda sudah berada di Gedung Putih, berinteraksi dengan para pemimpin dunia, saat anda melihat kompleksitas masalah, itu akan membentuk pemikiran anda " ucap Obama.

    Perpisahan Emosional

    Sejumlah kepala negara APEC menyampaikan kata perpisahannya dengan emosional. "Saya akan sangat kehilangan Barack," kata Perdana Mentri Kanada Justin Trudeau. PM Australia Malcolm Turnbull mengatakan, momen APEC sangat bagus, tetapi sekaligus momen sedih. Presider Rusia Vladimir Puttin mengatakan, "Saya mengatakan bahwa kami akan senang bertemu dia (Obama) di Rusia kapan saja kalau dia mau dan bisa."

    Sumber: cdn.bgr.com

    Presiden terpilih Donald Trump hingga Senin masih sibuk menggelar pertemuan dengan orang-orang yang diprediksikan akan masuk kabinetnya, seperti Mitt Romney dan Rudy Giuliani yang dicalonkan menjadi mentri luar negeri.

    Sumber: Kompas November 2016

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci