Menyajikan berita terhangat!

Ananda Omesh Gemar Ngoprek Dan Koleksi Motor Gede !

Ananda Omesh kerajingan mengkoleksi motor gede lawas dan bahkan merestorasi mesinya. Menariknya, sang istri juga...

  • kuroneko
  • 2016.11.30
  • 557

    view

  • ANANDA OMESH - MOGE LAWAS HASIL NGOPREK

    @omeshomesh

    instagram

    Sumber: www.instagram.com

    Sembilan selebriti Tanah Air melakukan perjalanan dari Jakarta-Yogyakarta, pada 15-20 Agustus 2016 lalu. Salah satu pesertanya, Ananda presenter, komedian, dan aktor yang sekaligus penggagas touring tersebut. Dalam touring itu ia menunggang Ducati XDiavel, motor cruiser buatan Milan, Italia, berkapasitas 1.262 cc. Kecintaannya pada kegiatan touring motor, ia jadikan sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.

    @omeshomesh

    instagram

    Sumber: www.instagram.com

    "Sudah lebih dari tiga tahun saya aktif touring. Enggak pernah lupa berzikir dan membaca ayat Al-Quran sebelum berangkat dan selama perjalanan. Ini salah satu meditasi di atas motor dengan meresapi," ucapnya saat dijumpai di Jakarta, belum lama ini. Motor besar miliknya itu adalah salah satu dari 12 kendaraan roda dua lain yang ia koleksi lima tahun terakhir. Mulai dari jenis bebek, moge, sport, hingga vespa pun ada. Ia bahkan memberinya nama-nama unik. Ada yang dinamai Jagur, lyem, Bohay, dan lainnya.

    @omeshomesh

    instagram

    Sumber: www.instagram.com

    Omesh mengaku tidak fanatik dengan satu jenis tipe. Kecintaannya pada motor bermula sejak duduk di sekolah dasar di kota Bandung. Namun, keinginan memiliki motor, baru terwujud setelah sekolah menengah pertama di kota yang sama. "Waktu SMP demennya naik motor. Dulu motor bebek biasa, bukan yang (motor) besar. Setelah itu, dalam hati, bercita-cita ingin punya motor besar. Alhamdulillah, setelah punya penghasilan bisa terwujud sekarang," katanya.

    @omeshomesh

    instagram

    Sumber: www.instagram.com

    Sebelum mulai mengoleksi lima tahun lalu, motor pertamanyaa adalah jenis bebek buatan tahun 1988. la mengaku, untuk mendapatkan motor itu, sampai harus mencicil kepada ayahnya. Kemudian Ia modifikasi kecil-kecilan agar menyeru moge. Sejak itu, ia mulai mencintai kendaraan itu. Motor besar pertamanya adalah Kawasaki Binter produksi 1982 hasil modifikasi. Lalu Suzuki GSX750 Polish 1989, Harley Davidson Softail 1998, Ducati jenis Monster, hingga Kawasaki Ninja 250cc.

    Ngoprek Sendiri

    @omeshomesh

    instagram

    Sumber: www.instagram.com

    Demi memenuhi hasrat memiliki motor besar, ia terus berupaya sabar menabung dan hasil kerja kerasnya di dunia hiburan. Ia sempat berjanji, setelah menikah tahun 2012, memiliki istri, anak, rumah dan lainnya, ingin membell moge sendiri. Cita-cita itu baru terwujud ketika ia memiliki motor besar di 2012.

    @omeshomesh

    instagram

    Sumber: www.instagram.com

    Tak sekadar mengumpulkan beragam motor, ia juga gemar "ngoprek" memodifikasi (custom) roda duanya dan membuka bengkel sendiri di rumah. Alasan membuka bengkel lantaran sempat kebingungan untuk merawat belasan motor koleksinya. Akhirnya, demi perawatan, ia berinisiatif membuka bengkel sendiri dekat rumah dan rumah Omesh yang lain di Bandung. Bahkan, sebagian koleksinya berada di Bandung.

    @omeshomesh

    instagram

    Sumber: www.instagram.com

    "Di rumah, ngebengkel sendiri sambil nongkrong bareng teman-teman. Bengkel ya buat custom motor sendiri. Kalau enggak dirawat cepat rusak. Enaknya punya (bengkel) sendiri, merakit sendiri, rusakin motor sendiri hehe," tambahnya.

    @omeshomesh

    instagram

    Sumber: www.instagram.com

    Hanya saja dari 12 motor di rumah ia hanya custom empat unit. Salha satunya jenis Triumph cc 900 keluaran Inggris yang dimodifikasi mirip seperti tunggangan David Beckham, idolanya selama ini. Namun, saat disinggun budget pengeluaran merawat 12 motornya, ia enggan menceritakannya.

    Terakhir, ia baru saja merampungkan motor custom Harley Davidson tipe Softail 1998 yng dikerjakan kurang lebih selama delapan bulan. Moge ini ia rombak habis bergaya chopper, hasil kerja sama temannya dari rumah modifikasi di kawasan mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Konsep Custom tunggangan besi buatan Amerika Serikat ini menggambarkan kemewahan dalam kesederhanaan. "Ini saya dedikasikan untuk anak saya(Btari Embun Anandayu)," sambungnya.

    Izin Istri

    @omeshomesh

    instagram

    Sumber: www.instagram.com

    Meski punya bengkel sendiri, Omesh tak neko-neko. Ia hanya custom motornya sesuai dengan tubuh dan karakter dirinya. Di sisi lain, ia bersyukur, meskipun hobi ini cukup mahal, sang istri tak melarang. "Malahan dia ikut memakai (motor) salah satu koleksi saya," ujarnya.

    @omeshomesh

    instagram

    Sumber: www.instagram.com

    Sebelum dinikahi Omesh, Dian Ayu sudah lama suka motor. Namun, ia lebih suka tunggangan vespa dan scooter. Bahkan, beberapa kali ia pernah ikut touring bersama beberapa temannya. "Saya pernah dibangunin jam lima Subuh. Dia izin mau touring ke puncak. Ya sudah (saya izinkan). Uniknya, dia beda dengan biker cewek lain. Ayu dandan cewek banget, sneakers dan lipstik. Dibandingkan lainnya yang hot dan tomboi," katanya.

    @omeshomesh

    instagram

    Sumber: www.instagram.com

    Bagi Omesh, memiliki pasangan punya hobi serupa, bisa menjadi perekat untuk menjaga keharmonisan satu sama lain. "Tapi Ayu enggak suka saya boncengin. Enggak suka gaya menyetir saya, katanya, haha. Saya lambat, dia kencang. Kadang, kalau misalnya, beli sarapan pagi, saya naik motor sendiri, dia juga sendiri, lalu bareng. Seru," tukasnya.

    @omeshomesh

    instagram

    Sumber: www.instagram.com

    Kagum? Betul. Itulah yang dirasakan Omesh terhadap sang istri. Tak heran, ia menjadikan Ayu sebagai idolanya. Yang membuatnya mengidolakan istri sendiri adalah hobinya bermotor, reading dan touring. "ini bikin dia terlihat keren," sambungnya.

    @omeshomesh

    instagram

    Sumber: www.instagram.com

    Lantas, kapan motor-motor Omesh dipakai?? Apakah saat weekend atau weekday? "Sehari-hari, kerja atau syuting, saya lebih suka naik motor. Kadang mobil. Pokoknya dalam seminggu, empat hari saya membawa motor. Kalaupun jalan kerja pakai mobil, pagi motoran dulu," ungkapnya.

    Sumber: C&R.953 THN XIX/NOVEMBER 2016

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci