Menyajikan berita terhangat!

Heboh !! Sidang Perdana Kasus Ahok Di Warnai Aksi Unjuk Rasa Dan Nyanyian "Tangkap Ahok" !!

Hari ini Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjalani sidang perdana kasus penistaan agama yang dilakukannya. Namun, sidang perdana tersebut diwarnai aksi unjuk rasa dan nyanyian "Tangkap Ahok".

  • ilma_gozzip
  • 2016.12.13
  • 1188

    view

  • Ahok-PROFIL

    Basuki Tjahaja Purnama

    Nama Lahir : Basuki Tjahaja Purnama
    Nama Lain : Ahok
    Tanggal lahir : 29 Juni 1966
    Tempat Lahir : Manggar, Belitung
    Agama : Kristen
    Pasangan : Veronica Tan, S.T.
    Profesi : Insinyur, Politikus, Gubernur DKI Jakarta
    Nama Tionghoa : Zhōng Wànxué
    Almamater: Teknik Geologi, Fakultas Teknik Mineral, Universitas Trisakti

    Ahok-KARIR

    AWAL KARIR

    DIREKTUR PERUSAHAAN

    Ahok mengawali karir pada tahun 1992, Ahok mengawali kiprahnya di dunia bisnis sebagai Direktur PT Nurindra Ekapersada sebagai persiapan membangun pabrik Gravel Pack Sand (GPS) pada tahun 1995. Pada tahun 1995, Basuki memutuskan berhenti bekerja di PT Simaxindo Primadaya. Ia kemudian mendirikan pabrik di Dusun Burung Mandi, Desa Mengkubang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur.

    MENDIRIKAN PERUSAHAAN

    Sumber: rmol.co

    MENDIRIKAN CV PANDA

    Selama menempuh pendidikan di Jakarta, Ahok diurus oleh seorang yang bernama Misribu Andi Baso Amier binti Acca. Setelah lulus dengan gelar Insinyur Geologi, ia kembali ke Belitung dan mendirikan CV Panda yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan PT Timah.

    BUPATI BELITUNG TIMUR

    Pada tahun 2004 Basuki terjun ke dunia politik dan bergabung di bawah bendera Partai Perhimpunan Indonesia Baru (Partai PIB) sebagai ketua DPC Partai PIB Kabupaten Belitung Timur. Pada pemilu 2004 ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dan terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur periode 2004-2009. Partai PIB adalah partai politik yang didirikan oleh Alm. Sjahrir.

    WAKIL GUBERNUR DKI JAKARTA

    Ahok berhasil menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta setelah memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) Basuki sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Joko Widodo dalam Pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta 2012 setelah mengalahkan pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli, yang pada awalnya Ahok pesimistis akan memenuhi syarat.

    GUBERNUR DKI JAKARTA

    Pada 14 November 2014, Ahok diumumkan secara resmi menjadi Gubernur DKI Jakarta pengganti Joko Widodo, melalui rapat paripurna istimewa di Gedung DPRD DKI Jakarta. Ahok resmi dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta oleh Presiden Joko Widodo pada 19 November 2014 di Istana Negara. Ahok didampingi dengan Djarot Syaiful Hidayat.

    Ahok-KEHIDUPAN PRIBADI

    KELUARGA

    Sumber: lintas7.com

    Ahok menikah dengan Veronica, kelahiran Medan, Sumatera Utara, dan dikaruniai 3 orang putra-putri bernama Nicholas Sean Purnama, Nathania, dan Daud Albeenner. Saat ini Ahok terlihat menjadi seorang pemimpin atau ayah yang baik untuk keluarganya.

    PENGHARGAAN

    MENJADI TOKOH ANTI KORUPSI

    Di tahun 2006, Ahok dinobatkan oleh Majalah TEMPO sebagai salah satu dari 10 tokoh yang mengubah Indonesia. Di tahun 2007 ia dinobatkan sebagai Tokoh Anti Korupsi dari penyelenggara negara oleh Gerakan Tiga Pilar Kemitraan yang terdiri dari KADIN. Basuki kembali mendapat penghargaan anti korupsi dari Bung Hatta Anti Corruption Award, yang diterimanya pada tanggal 16 Oktober 2013. Ia mendapat penghargaan ini karena usahanya membuka laporan mata anggaran DKI Jakarta untuk dikaji ulang.

    KONTROVERSI

    Sumber: youtube.com

    KASUS PENISTAAN AGAMA

    Sejak 5 Oktober 2016, beredar video berjudul ‘Ahok: Anda Dibohongi Al-Quran Surat Al-Maidah 51[54]’ yang menjadi viral di sosial media baik Facebook ataupun Twitter. Dalam video tersebut, Ahok terlihat sedang berkampanye, namun ada selentingan kata yang membuat dirinya menjadi ramai diperbincangkan. video tersebut menjadi viral lantaran ahok menyinggung agama. Ahok pun sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tersebut.

    NYANYIAN "TANGKAP AHOK" DI SIDANG PERDANA

    Sumber: okezone.com

    Hari ini, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjalani sidang pertama kasus penistaan agama yang dilakukannya. Sejumlah massa dari Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi) melakukan unjuk rasa kala sidang perdana tersebut berlangsung di depan gedung Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Mereka menuntut agar polisi segera menahan Ahok. Massa juga berulang kali menyerukan takbir sambil bernyanyi, "Tangkap, tangkap si Ahok, tangkap si Ahok sekarang juga!"

    KEBERATAN ATAS DAKWAAN JPU

    Sementara saat di ruang persidangan, tim pengacara Ahok tengah membacakan nota keberatan atas dakwaan jaksa penuntut umum. Tim pengacara Ahok sangat merasa keberatan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum. Kepala Polres Jakarta Pusat Komisaris Besar Dwiyono mengimbau massa untuk berunjuk rasa secara tertib dan mengikuti aturan yang ada.

    "Saya mengucapkan terima kasih kepada peserta yang datang. Perlu kami sampaikan sidang saat ini sedang berlangsung, maka kami minta agar masyarakat tertib," ucap Dwiyono, Selasa (13/12).

    Sumber: cnnindonesia.com

    Sumber: youtube

    #3 Live - Sidang AHOK - Kuasa Hukum Tolak Dakwaan JPU

    KEKECEWAAN MASSA

    Sumber: okezone.com

    Saat persidangan berlangsung, banyak massa yang melakukan orasi secara bergantian. Mereka menyampaikan kekecewaan lantaran tak bisa masuk ke gedung pengadilan. Tak hanya massa, sejumlah awak media cetak dan online juga menunggu di depan gedung pengadilan. Polisi bersama pihak pengadilan sejak awal membatasi jumlah orang yang bisa masuk ke gedung pengadilan.

    PENUTUP

    Sumber: jawapos.com

    Hari ini Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjalani sidang perdananya setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penistaan agama yang dilakukannya. Sidang perdana tersebut dilangusngkan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan diwarnai aksi unjuk rasa. Massa yang berada diluar ruang sidang mengaku kecewa karena tidak bisa masuk kedalam ruangan. Massa berorasi secara bergantian dan terdengar nyanyian "Tangkap Ahok" dari luar ruang persidangan. Kepala Polres Jakarta Pusat Komisaris Besar Dwiyono mengimbau massa untuk berunjuk rasa secara tertib dan mengikuti aturan yang ada.

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci