Menyajikan berita terhangat!

Waduh... Mantan Komisioner Komnas Ham Menyebut Kasus Ahok Sulit !!!!

Mantan Komisioner Komnas Ham yaitu Ifdhal Kasim menyebutkan bawah kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok adalah kasus sulit yang dihadapi oleh aparat penegak hukum.

  • andri_gozzip
  • 2016.12.16
  • 787

    view

  • Ahok - PROFIL

    Ahok

    Nama Lengkap : Basuki Tjahaja Purnama
    Tempat Lahir : Manggar, Belitung
    Tanggal Lahir : 29 June 1966
    Kebangsaan : Indonesia
    Pekerjaan : Politisi
    Orangtua :
    Indra Tjahaja Purnama
    Buniarti Ningsih
    Istri : Veronica Tan
    Anak :
    Nicholas Sean Purnama
    Nathania Berniece
    Daud Albeenner
    Website : ahok.org

    Ahok - KARIR

    Sumber: Tempo.co

    Pengusaha

    Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering kita panggil dengan nama Ahok menjadi pengusaha setelah dirinya mengundurkan diri dari pekerjaannya di PT Simaxindo Primadaya tahun 1995.Perusahaan itu bergerak di usaha kontraktor atau pemborong membangun pembangkit tenaga listrik di daerah-daerah.

    Sebenarnya sebelum diterima kerja di PT Simaxindo Primadaya , Ahok pernah mendirikan sebuah CV yang bernama Panda tahun 1989 yaitu perusahaan yang menjadi pembangun atau kontraktor pertambangan untuk PT Timah.

    Sumber: BBC.com

    Dirinya mendirikan CV Panda setelah berkuliah di Fakultas Teknologi Mineral mengambil mata kuliah jurusan Teknik Geologi Universitas Trisakti dan memiliki gelar Sarjana Teknologi Mineral . Karena adanya masalah dalam melakukan manajerial dan Investor, Ahok kuliah kembali di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya Jakarta dnegan jurusan Manajemen Keuangan.

    Setelah menerima gelar Magister Manajemen dan bekerja di PT Simaxindo Primadaya, dia mendirikan PT Nurindra Ekapersada tahun 1992 dan barulah setelah keluar kantor tahun 1995 dia membangun pabrik Gravel Pack Sand (GPS) yang berada di Dusun Burung Mandi, Desa mengkubang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur.

    Sumber: News Okezone

    Anggota DPRD Belitung Timur

    Ahok ternyata terjun ke dunia politik dikarenakan pabrik yang dia dirikan ditutup oleh oknum pejabat di Bangka Belitung. Oleh karena itu dia memutuskan masuk Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PPIB) tahun 2004 dan akhirnya terpilih menjadi anggota DPRD Belitung Timur.

    Bupati Belitung Timur

    Setelah resmi menjadi anggota di DPRD , dia akhirnya mau mencalonkan diri sebagai Bupati Belitung Timur setelah sebelumnya baru tujuh bulan dilantik menjadi anggota Dewan . Cara kampanye sebagai calon Bupati adalah tidak memberikan uang atau tidak menggunakan money politics sehinggaa dipilih untuk periode 2005-2010.

    Selama menjadi Bupati Belitung Timur,
    Memberikan pelayanan kesehatan gratis, menggratiskan masuk sekolah gratis hingga jenjang SMA, mampu memperbaiki jalan rusak dan menggantinya dengan aspal semua pelosok daerah Belitung Timur dan memperbaiki semua pelayanan publik yang bermasalah.

    Sumber: Moslem Today

    Anggota DPR RI

    Setelah terpilih menjadi Bupati Belitung Timur dan mengetahui kinerja baiknya, banyak pihak yang mengusulkan Ahok menjadi Gubernur Bangka Belitung tahun 2007. Tanggal 22 Desember 2006 dirinya mengundurkan diri dan akhirnya maju mencalonkan diri tapi akhirnya mengalami kegagalan menjadi Gubernur Bangka Belitung karena kalah jumlah suara dari Khairul Effendi.

    Di tahun 2009 dirinya maju mencalonkan diri menjadi anggora DPR RI periode 2009-2014 dengan usungan partai Golkar setelah mengundurkan diri tahun 2008 dari partai PPIB . Ahok akhirnya terpilih menjadi anggota komisi II DPR RI dan di komisi II dirinya masih sama seperti saat menjadi Bupati yang berkepribadian apa adanya dan ceplas ceplos.

    Sumber: Tempo.co

    Wakil Gubernur DKI Jakarta

    Ahok kemudian mencoba mencalonkan diri menjadi Gubernur tahun 2011 lewat jalur indpenden tapi mengurungkan niat dan akhirnya tahun 2012 setelah bergabung dengan Gerindra, dirinya bersedia menjadi calon Wakil Gubernur menemani Joko Widodo dengan usungan PDIP dan Gerindra.

    Akhirnya Joko Widodo dan Ahok terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk periode 2012-2017. Selama menjadi Wakil Gubernur, dirinya bersama Joko Widodo membuat kebijakan seperti Kartu Jakarta Pintar dan memperbaiki kinerja pelayanan publik.

    Gubernur DKI Jakarta

    Ahok akhirnya dilantik tanggal 19 November 2014 menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Joko Widodo dikarenakan sang Gubernur menjadi Presiden Republik Indonesia masa jabatan 2014-2019.

    Selama menjadi Gubernur DKI Jakarta, dirinya meneruskan program-program yang sebelumnya digagas oleh Joko Widodo selama menjadi Gubernur seperti Kartu Jakarta Pintar, membangun Ruang Ramah Anak, Lelang jabatan serta perbaikan pelayanan publik di DKI Jakarta.

    Ahok - BERITA TERBARU

    Sumber: Tempo.co

    Kasus Ahok Sulit Dibuktikan

    Ifdhal Kasim yang merupakan bekas Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tahun 2007 sampai 2012 menyebutkan bahwa kasus penistaan yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama susah untuk dibuktikan seperti yang dilaporkan oleh liputan6.com.

    Dirinya berpendapat jika seseorang ingin dijadikan terpidana, dia tidak hanya melanggar hukum tapi harus bersalah atau Men Rea. Pengertian dari Mens Rea adalah "Kesalahan yang dapat berupa kesengajaan atau kealpaan, merupakan unsur utama dalam criminal responsibility. Kesalahan ini terletak di alam batin atau pikiran orang," tulis Ifdal dalam buku Catatan Akhir Tahun Hukum dan HAM 2015-2016, seperti diwartakan Liputan6.com.

    Sumber: youtube

    Sidang Perdana Kasus Ahok, Dakwaan & Keberatan (FULL)

    Kasus yang menimpa Basuki Tjahaja Purnama atau populer dengan panggilan Ahok memasuki babak sidang. Sidang Ahok dalam kasus penodaan agama akan dilakukan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara atau PN Jakut.

    "Kesalahan yang dapat berupa kesengajaan atau kealpaan, merupakan unsur utama dalam criminal responsibility. Kesalahan ini terletak di alam batin atau pikiran orang," tulis Ifdal dalam buku Catatan Akhir Tahun Hukum dan HAM 2015-2016, seperti diwartakan Liputan6.com.

    Sumber: Mengapa Kasus Ahok Sulit Dibuktikan? - Feed Bintang.com

    Adanya Perbedaan Persepsi

    Menurut Ifdhal Kasim Jaksa Penuntut Umum atau JPU harus menggunakan semua azas hukum pidana dan semua syarat harus dipakai untuk menegakkan hukum "Di sinilah kita akan menghadapi banyak hambatan, sebab pada delik-delik agama, norma hukumnya cenderung bersifat kabur karena terkait dengan suatu proses penilaian mengenai sifat, perasaan atas agama, kehidupan beragama, dan beribadah yang sifatnya subyektif," sambungnya.

    Mantan Komisioner Komnas Ham 2007-2012 itu juga menambahkan "Selain terkait dengan penilaian terhadap nilai-nilai agama atau kepercayaan. Tidak semua orang memiliki persepsi yang sama tentang nilai-nilai agama, karena tergantung pada aliran keagamaan yang diikuti oleh yang bersangkutan," jelasnya.

    "Selain terkait dengan penilaian terhadap nilai-nilai agama atau kepercayaan. Tidak semua orang memiliki persepsi yang sama tentang nilai-nilai agama, karena tergantung pada aliran keagamaan yang diikuti oleh yang bersangkutan," jelasnya.

    Sumber: Mengapa Kasus Ahok Sulit Dibuktikan? - Feed Bintang.com

    Aparat Hukum Harus Adil

    Untuk memutuskan perkara penistaan agama yang dituduhkan kepada Ahok, dibutuhkan aparat hukum yang jujur, anti korupsi dan kharismatik serta ulama yang netral dalam memberikan kesaksian di pengadilan.

    "Karena selain diperlukan aparat penegak hukum yang profesional, bersih, dan berwibawa, juga tak kalah pentingnya adalah peranan saksi ahli. Yang terdiri dari tokoh-tokoh agama yang tidak berpihak pada satu doktrin," tandasnya.

    "Karena selain diperlukan aparat penegak hukum yang profesional, bersih, dan berwibawa, juga tak kalah pentingnya adalah peranan saksi ahli. Yang terdiri dari tokoh-tokoh agama yang tidak berpihak pada satu doktrin," tandasnya.

    Sumber: Mengapa Kasus Ahok Sulit Dibuktikan? - Feed Bintang.com

    PENUTUP

    Semoga persidangan Ahok dengan perkara penistaan agama bisa cepat selesai dan bisa diketahui hasilnya apkah dirinya berasalah dan dijatuhi hukuman atau tidak. Karena jika berlarut-larut bisa menganggu Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci