Menyajikan berita terhangat!

Kebijakan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang Dilantik Presiden Jokowi Dianggap Malah Bikin Jakarta Jadi Kumuh !?

Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno dianggap malah membuat kota Jakarta menjadi kumuh lewat kebijakan yang mereka buat. Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

  • 2122

    view

  • Tweet
    Share

    JAKARTA JADI KUMUH

    instagram

    Sumber: instagram

    Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menanggap kebijakan yang dibuat oleh Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno malah membuat kota Jakarta menjadi kumuh. Adapun kebijakan yang dimaksud adalah mengizinkan warga untuk menginjak rumput di kawasan Monumen Nasional (Monas). Padahal, menurut Prasetyo, para gubernur DKI sebelumnya tidak pernah membuat kebijakan seperti itu. Terlebih lagi, lanjutnya, Monas adalah tempat yang menjadi ikon Indonesia. “Zaman gubernur Sutiyoso, Gubernur Foke, Gubernur Jokowi, akhirnya dipager lah itu semua, kenapa dipager? Satu, ini ikon juga sebagai ibukota negara. Ini kan daeerah ring satu, tapi kenyataannya yang ada semua ditabrak,” tegas Prasetyo seperti dikutip dari Akurat.

    instagram

    Sumber: instagram

    Menurutnya, kebijakan lain yakni membebaskan motor melintasi kawasan MH Thamrin juga membuat Jakarta terlihat kumuh. “Motor dibebaskan semua juga kumuh, sudah nongkrong di pinggir jalan di kawasan ring satu, kalau misal terjadi apa-apa siapa yang tanggung jawab,” ujarnya.

    “Saya gak setuju, gak realistis rumput boleh diinjak-injak. Ini ibukota sekarang kan lihat, kumuh,” kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

    Sumber: DPRD DKI: Kebijakan Anies-Sandi Bikin Jakarta Kumuh

    BIKIN NEGARA JADI MUNDUR

    instagram

    Sumber: instagram

    Sementara itu, terkait rencana Anies dan Sandiaga yang ingin menghidupkan kembali becak di Jakarta juga dinilai akan membuat kumuh oleh Prasetyo Edi Marsudi. “Negara tetangga sudah pada maju yang tadinya kumuh. Kenapa kita mundur lagi,” katanya. “Kita dulu menghilangkan becak itu bukan masalah kita tidak adil, tapi masyarakat ditekan (naik) transportasi masal yang nanti baik. Negara sudah maju kok sebenarnya, masak kita mundur lagi,” tegasnya. Ungkapan senada dikatakan oleh Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Gembong Warsono. “Zaman modern gini kok kembali ke zaman Jepang. Cara keadilan untuk warga bukan gitu, cara memperkerjakan rakyat kecil dengan cara seperi itu tidak manusiawi. Jangan seenaknya jadi gubernur buat kebijakan kontraproduktif, kebijakan ngelindur itu,” jelasnya.



    ANIES BASWEDAN PRESIDEN

    instagram

    Sumber: instagram

    Anies Baswedan yang dilantik oleh Presiden Jokowi dikabarkan ingin mencabut dan membatalkan penerbitan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) Pulau Reklamasi C, D, dan G kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan Djalil. Namun hal itu dianggap tidak menghargai pemerintah pusat. “Namanya HGB hargailah pemerintah, Presiden sudah memberikan sertifikat sebagaimana kebijakan Guberbur,” ungkap Prasetyo Edi Marsudi selaku Ketua DPRD DKI Jakarta, seperti dikutip dari Rakyat Merdeka Online.

    instagram

    Sumber: instagram

    Menurut Prasetyo, Anies sebaiknya memperbaiki kesalahan-kesalahan dari para gubernur DKI sebelumnya. “Jangan cari penyakit Gubernur lama. Ayo ke depan, ayo kerja jangan cari masalah. Jangan ngorek yang lama, kalau ngorek-ngorek Gubernur sebelum-sebelumya juga punya masalah. Mungkin yang kurang baik yang diperbaiki, bukan yang baik dihancurkan,” ujarnya.

    Anies Baswedan – PROFIL

    instagram

    Sumber: instagram


    Nama Lengkap: Anies Rasyid Baswedan
    Nama Lain: Anies Baswedan
    Tempat Lahir: Kuningan, Jawa Barat, Indonesia
    Tanggal Lahir: 7 Mei 1969
    Profesi: Gubernur DKI Jakarta
    Mulai Menjabat: 16 Oktober 2017
    Kewarganegaraan: Indonesia
    Alma mater: Universitas Gadjah Mada, University of Maryland, College Park
    Istri: Fery Farhati Gani
    Anak: Mutiara Baswedan, Mikail Baswedan, Kaisar Baswedan, Ismail Baswedan

    PENUTUP

    instagram

    Sumber: instagram

    Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno pernah mengatakan bahwa pagar di Monas akan dicopot dan warga bisa menginjak rumput di wilayah tersebut. Meski begitu, Sandi mengimbau agar warga tetap menjaga agar rumput di Monas tidak rusak. “Begitu pagarnya dicopot, mereka menjaga rumputnya. Jadi mereka boleh menginjak, tapi harus dijaga karena ini aset milik bersama, milik rakyat juga,” ujar Sandi seperti dikutip dari Akurat.

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Ikuti @gozzipindo
    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Mantan Anggota Tim Ahok, Rian Ernest yang Juga Politisi PSI Bantah Pernyataan Anies Baswedan !?

    Mantan anggota tim Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yakni Rian Ernest menjadi salah satu trending topic di Twitter. Rian yang dikabarkan akan segera menikah dan aktif di Instagram membantah pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal gaji tim Gubernur DKI Jakarta sebelumnya digaji oleh pihak swasta. Rian yang juga merupakan politisi PSI mengatakan bahwa gajinya dulu berasal dari biaya penunjang operasional Gubernur sebesar Rp 20 juta per bulan.

    2017.11.22

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci

    PERHATIAN !