Menyajikan berita terhangat!

Pasca Pemberian Kartu Kuning, Joko Widodo Pun Akan Kirim BEM UI Ke Asmat Papua !!

Terkait kartu kuning untuk Jokowi yang dilakukan oleh oleh BEM UI, Zaadit Taqwa pada Jumat (2/2/2018) lalu membuat Presiden Joko Widodo pun angkat bicara. Mengaku tak mempermasalahkan kartu kunig, namun Jokowi akan kirim BEM UI Ke Asmat, Papua.

  • 467

    view

  • Tweet
    Share

    PASCA KARTU KUNING, JOKO WIDODO AKAN KIRIM KETUA BEM UI KE ASMAT PAPUA !!

    Kartu Kuning yang menjadi viral dan banyak diperbincangkan oleh banyak publik ini pun kemudian membuat Presiden Joko Widodo buka suara.

    Menurut Jokowi sapaan akrabnya ini mengatakan jika akan mengirim Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) itu untuk ikut melihat dan menyaksikan kondisi yang ada di Kabupaten Asmat, Papua.

    "Mungkin nanti ya, mungkin nanti saya akan kirim semua ketua dan anggota di BEM untuk ke Asmat, dari UI ya," kata Presiden Joko Widodo.

    Sumber: Diganjar Kartu Kuning, Jokowi Akan Kirim Ketua BEM UI ke Asmat Papua - Tribunnews.com

    Hal ini disampaikan menanggapi aksi Ketua BEM UI Zaadit Taqwa yang mengacungkan kartu kuning ke Jokowi yang terjadi pada Jumat (2/2/2018) lalu, saat Jokowi menghadiri Does Natalis UI di Kampus UI, Depok.

    Kartu kuning itu diberikan oleh Zaadit Taqwa sebagai peringatan kepada Presiden Jokowi atas berbagai permasalahan yang terjadi di dalam negeri, termasuk tentang masalah gizi buruk di kabupaten Asmat, Papua. Namun Jokowi menilai, sebaiknya BEM UI melihat langsung kondisi di Asmat.

    "Biar lihat dapat bagaimana medan yang ada di sana kemudian problem-problem besar yang kita hadapi di daerah-daerah terutama Papua," kata Presiden.

    Sumber: Diganjar Kartu Kuning, Jokowi Akan Kirim Ketua BEM UI ke Asmat Papua - Tribunnews.com

    Ditanya terkait aksi mahasiswa UI itu, Presiden pun tidak mempermasalahkannya dan juga saat aksi terjadi Jokowi sama sekali tidak menggubris aksi mengangkat kartu kuning dan meniup peluit yang dilakukan oleh Zaadit.

    "Ya yang namanya aktivis muda ya namanya mahasiswa dinamika seperti itu biasalah, saya kira ada yang mengingatkan itu bagus sekali," ungkap Presiden.

    Sumber: Diganjar Kartu Kuning, Jokowi Akan Kirim Ketua BEM UI ke Asmat Papua - Tribunnews.com

    JOKO WIDODO - TWITTER

    JOKO WIDODO DAN KELUARGA

    Tak hanya masyarakat umum tertarik membahas insiden 'kartu kuning' ini, tetapi juga keluarga Jokowi yakni anak bungsunya, Kaesang ikut berkomentar. Kaesang yang memang sangat aktif di medias sosial kemudian unggah sebuah foto di akun Instagram-nya (3/2/2017).

    @kaesangp)

    instagram

    Sumber: www.instagram.com

    Foto tersebut adalah foto seorang pemain sepak bola dengan seorang wasit yang sedang mengacungkan kartu kuning. Wajah pemain yang kecewa tersebut diedit menjadi wajah kakaknya, Gibran Rakabuming. Sementara sang wasit, wajahnya diubah menjadi wajah Kaesang sendiri.

    Tentu saja unggahan ini membuat banyak netizen yang muncul di kolom komentar kompak terpingkal-pingkal atas lelucon ini. Entah apa maksud dari editan foto Kaesang ini. Apakah ingin membalas dan menyindir aksi 'kartu kuning' Zaadit terhadap Jokowi?

    JOKO WIDODO MUDA

    Menjadi orang nomor satu di Indonesia ini pun publik merasa penasaran saat Joko Widodo masih muda. Sejak kecil, Jokowi sempat mengaku jika dirinya dilahirkan dari keluarga sederhana bahkan kesusahan ekonomi sampai membuat Jokowi muda harus berkerja sebagai ojek payung, tukang bengkel, dll untuk membiayai sekolahnya. Jika dilihat wajah Jokowi muda mirip dengan putra sulungnya ya, Gibran Rakabuming Raka.

    JOKO WIDODO - PROFIL

    Presiden Joko Widodo

    Nama Lahir : Joko Widodo
    Nama Lain : Jokowi
    Tempat Lahir : Surakarta
    Tanggal Lahir : 21 Juni 1961
    Pekerjaan : Presiden RI ke-7
    Mulai Menjabat : 20 Oktober 2014
    Pasangan : Iriana
    Anak : 3

    PENUTUP

    Seperti diketahui, Jumat (2/2/2018) lalu Mahasiswa Fakultas MIPA yang juga merupakan Ketua BEM UI, Zaadit Taqwa memberikan "kartu kuning" kepada Presiden RI, Joko Widodo. Dalam aksinya Zaadit mengatakan, ada tiga tuntutan BEM UI kepada Presiden Joko Widodo yakni isu gizi buruk di Asmat, isu penghidupan kembali dwifungsi Polri/TNI, dan penerapan peraturan baru organisasi mahasiswa.

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Ikuti @gozzipindo
    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    PERHATIAN !