Menyajikan berita terhangat!

Jika Terpilih Kembali Menjadi Gubernur, Ahok Menargetkan Hal Ini Untuk Jakarta !!

Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa dengan Ahok kembali menargetkan...

  • 1335

    view

  • Tweet
    Share

    AHOK - PROFIL

    Ahok

    Nama Lahir : Basuki Tjahaja Purnama
    Nama Lain : Ahok
    Lahir : 29 Juni 1966
    Tempat Lahir : Manggar, Belitung
    Agama : Kristen
    Pekerjaan : Insinyur, Politikus
    Jabatan : Gubernur DKI Jakarta

    Basuki Tjahaja Purnama atau paling dikenal dengan panggilan Ahok, lahir di Manggar, Belitung tanggal 29 Juni 1966 merupakan Gubernur DKI Jakarta yang menjabat sejak 19 November 2014.

    Setelah menamatkan pendidikan sekolah menengah atas, Basuki melanjutkan studinya di jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik Universitas Trisakti dan mendapatkan gelar Insinyur pada tahun 1990. Basuki menyelesaikan pendidikan magister pada tahun 1994 dengan gelar Master Manajemen di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya.

    AHOK - KARIR

    Direktur PT Nurindra Ekapersada

    Diawali pada tahun 1992, Ahok mengawali karirnya di dunia bisnis sebagai Direktur PT Nurindra Ekapersada merupakan perusahaan dengan persiapan membangun pabrik Gravel Pack Sand (GPS) pada tahun 1995. Pada tahun 1995, Basuki memutuskan berhenti bekerja dan kemudian bekerja di PT Simaxindo Primadaya kemudian kembali berhenti dan akhirnya ia mendirikan pabrik di Dusun Burung Mandi, Desa Mengkubang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur.

    Mendirikan CV

    Selama menempuh pendidikan di Jakarta, Ahok diurus oleh seorang yang bernama Misribu Andi Baso Amier binti Acca. Setelah lulus dengan gelar Insinyur Geologi, ia kembali ke Belitung dan mendirikan sebuah perusahaan yang bernama CV Panda yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan PT Timah.

    Politik

    Bupati Belitung Timur

    Pada tahun 2004, Basuki terjun ke dunia politik dan bergabung di bawah bendera Partai Perhimpunan Indonesia Baru (Partai PIB) sebagai ketua DPC Partai PIB Kabupaten Belitung Timur. Pada pemilu 2004, Ahok memenangkan dan menjadi Bupati Belitung Timur dengan wakilnya Khairul Effendi, ia menjabat Bupati sejak 3 Agustus 2005 yang kemudian mengundurkan diri dari jabatannya pada tanggal 22 Desember 2006 karena akan mencalonkan diri dalam pemilihan Gubernur Bangka Belitung.

    Gubernur Bangka Belitung

    Di pilkada Gubernur Bangka Belitung tahun 2007, Basuki mengambil bagian menjadi kandidat calon Gubernur. Presiden RI Ke-4 K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mendukung Basuki untuk menjadi Gubernur Bangka Belitung dan ikut berkampanye untuknya. Namun, dalam pemilihan tersebut ia dikalahkan oleh rivalnya, Eko Maulana Ali.

    Wakil Gubernur DKI Jakarta

    Basuki berhasil menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta setelah memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu). Basuki merupakan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang dipasangkan dengan Joko Widodo dalam Pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta 2012 setelah mengalahkan pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli, yang pada awalnya Ahok pesimistis akan memenuhi syarat.

    Sumber: ahok.org

    Pada 14 November 2014, Ahok diumumkan secara resmi menjadi Gubernur DKI Jakarta pengganti Joko Widodo, melalui rapat paripurna istimewa di Gedung DPRD DKI Jakarta. Ahok resmi dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta oleh Presiden Joko Widodo pada 19 November 2014 di Istana Negara. Ahok didampingi dengan Djarot Syaiful Hidayat.

    AHOK - TARGET

    Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok geram dengan kondisi sungai di Ibu Kota. Dia pun menargetkan akan menggabungkan Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya dan Perusahaan Air Limbah (PAL) menjadi satu perusahaan pengolah air jika dirinya terpilih kembali. Metode ini memaksimalkan PAL dalam mengelola air limbah menjadi bersih dan bisa digunakan kembali.

    "PAL mau kita gabung sama PAM. Kalau enggak 13 sungai kotor. Air limbah itu mau kita olah," ujar Ahok.

    Sumber: Liputan6.com

    Menurutnya, dengan penggabungan dua BUMD tersebut, air limbah tak akan mengotori 13 sungai yang ada di Jakarta. Sungai di Jakarta pun tak hanya bersih dari sampah, tapi juga dari air limbah.

    "Enggak ada lagi pencemaran. Biar sungai bersih kayak luar negeri," kata Ahok.

    Sumber: Liputan6.com

    PENUTUP

    Selain itu, calon gubernur bernomor urut dua ini akan menjual saham-saham milik badan usaha milik daerah (BUMD). Sistem ini akan membuat BUMD menjadi perusahaan terbuka. Masyarakat Jakarta juga bisa ikut mengawasi kinerjanya. Mantan Bupati Belitung Timur tersebut mengungkapkan, jika Pemprov DKI tengah berupaya agar saham milik BUMD dapat dijual.

    ‎"Rencana kami ingin semua BUMD jual saham, semoga semua bisa awasi dan enggak jadi sapi perah oleh gubernur karena diawasi semua orang.‎ Saya siapkan semua supaya enggak bisa curang. Itu kenapa saya rekrut ya orang-orang terbaik kita. Saya tempatkan di 25 BUMD di Jakarta supaya bisa menjalankan pelayanan yang baik," jelas Ahok.

    Sumber: Liputan6.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Ikuti @gozzipindo
    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci

    PERHATIAN !