Menyajikan berita terhangat!

Andik Vermansah Melanjutkan Proses Teraphy Di Surabaya !?

Ekspresi wajah Andik Vermansah sangat datar. Seluruh badannya dibiarkan tertopang penuh dinding beton, kakinya selonjoran di atas tempat tidur kayu yang dilengkapi matras, semu itu dilakukannya untuk...

  • 594

    view

  • Tweet
    Share

    ANDIK VERMANSAH - LANJUTKAN PEMULIHAN DI SURABAYA

    Ekspresi wajah Andik Vermansah sangat datar. Seluruh badannya dibiarkan tertopang penuh dinding beton bercat putih yang mulai usang. Kakinya selonjoran di atas tempat tidur kayu yang dilengkapi matras berwarna merah marun. Sudah dua hari ini ruang fisioterapi di kampus Esa Unggul lakarta itu menjadi "rumah" baru bintang tim nasional Indonesia tersebut. Di atas tempat tidur kayu itu, Andik berjuang melawan cedera posterior cruciate ligament (PCL).

    Secara sederhana, PCL bisa disebut robeknya otot ligamen. "Ini cedera terparah sepanjang karir saya," kata Andik yang menderita cedera tersebut saat tampil pada first leg final Piala AFF 2016 (14/12). Telah banyak atlet, kata Andik, yang sembuh setelah diterapi di Esa Unggul. Karena itu, pemain Selangor FA yang mulai melejit saat berkostum Persebaya Surabaya tersebut bertekad untuk disiplin menjalani semua tahap. "Saya optimistis akan menjadi salah seorang pasien yang sukses melawan cedera ini," tegasnya.

    Setiap hari, selama 90 menit, didampingi fisioterapis Esa Unggul Victor Sera Nanga, Andik menjalani enam tahap pemulihan. Sejumlah alat yang digunakan sangat sederhana, misalnya bantal kecil sebagai penompang lutut dan seutas karet sepanjang satu meter dengan lebar sekitar 10 cm untuk menguatkan otot dalam bagian lutut Andik yang robek.

    Rencannay, dia menjalani masa terapi tersebut selama dua pekan mendatang. Selanjutnya, dia melakoni tes magnetic resonance imaging (MRI) untuk kali kedua. Tes sebelumnya ia jalani sehari setelah cedera. "Tes MRI kedua nanti yang menentukan untuk penyembuhan cedera nanti saya harus menjalani operasi atau tidak," ujarnya.

    Sumber: krjogja.com

    Kabar yang menggembirakan, Andik bisa melanjutkan proses terapi tersebut di Surabaya sehingga dekat dengan keluarga. Sebab ada fisioterapis lulusan Esa Unggul yang rnembuka praktik di Kota pahlawan. Pemain 25 tahun ini berencana mudik besok (23/12). Sehari kemudian, dia berziarah ke makam sang nenek di Jember yang meninggal sehari sebelum melakoni first leg semifinal Piala AFF 2016 (1/12).

    Lantas, siapa yang menanggung seluruh biaya penyembuhan? Andik menyatakan bahwa Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi sudah berkomitmen menanggung semua ongkos terapi. "Sungguh saya sangat berterima kasih dengan perhatian dari ketua umum," ucapnya. Sementara itu, Victor menjelaskan bahwa cedera Andik masih tergolong ringan. Untuk bisa sembuh, Andik tidak perlu dioperasi. "Karena otot yang mengalami robek hanya sedikit," terang pria asal Flores, Nusa Tenggara Timur, tersebut. "Dengan catatan, Andik harus disiplin mengikuti terapi," lanjutnya.

    Sumber: www.jpnn.com

    Menurut dia, sebelum Andik, banyak pemain eks timnas yang menderita cedera pada bagian lutut dan tetap bisa kembali bermain bola setelah mengikuti terapi di Esa Unggul. Sebut saja Hamka Hamzah, Zulkifli Syukur, dan Zulham Zamrun. "Tadi, Andik tidak perlu khawatir," tutur Victor menguatkan mental pasiennya tersebut.

    Sumber: Jawa Pos III Desember 2016

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Ikuti @gozzipindo
    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci

    PERHATIAN !