Menyajikan berita terhangat!

Roy Marten Tutup Tahun Dengan Foto Mesra Bersama ABG! Benarkah Sudah Nikah Siri??

Diketahui masih berstatus suami dari Anna Maria, kini muncul foto-foto mesra Roy Marten bersama ABG lulusan SMA. Netizen berspekulasi bahwa keduanya telah menikah siri! Benarkah? Baca pengakuan Oom Roy!

  • 2893

    view

  • Tweet
    Share

    Roy Marten - PROFIL

    Roy Marten

    Nama Asli: Wicaksono Abdul Salam

    Nama Lain: Theodoros Roy Marten

    Tanggal Lahir: 1 Maret 1952

    Tempat Lahir: Salatiga, Jawa Tengah, Indonesia

    Kewarganegaraan: Indonesia

    Pasangan: Farida Sabtijastuti (cerai), Anna Maria (model, sejak 1-Apr-1985)

    Anak: Monique, Aline, Galih, Gading Marten, Merari Sabati, Mahesa Gibran

    Populer Sejak: Membintangi film "Roda Roda Gila" (1978)

    Tahun Aktif: 1974 – sekarang

    Biografi

    Roy Marten adalah seorang aktor Indonesia yang terkenal pada tahun 1970-an sampai awal tahun 1980-an. Di masa jayanya, aktor ini termasuk dalam daftar The Big Five, jajaran artis film yang mendapat honor tertinggi saat itu.

    Setelah industri perfilman Indonesia mengalami kejatuhan pada tahun 1990-an, Roy mencoba merambah ke ranah hiburan televisi dengan membintangi beberapa judul sinetron, seperti Bella Vista I, Bella VistaII, Bella Vista III, Kupu-Kupu Kertas, dan Hanya Kamu.

    Meski sudah dua kali terjerat kasus narkoba dan harus mendekam di penjara pada tahun 2006 dan 2007, Roy masih mendapat tawaran untuk tampil dalam sejumlah film, di antaranya Mengejar Mas-Mas (2007) dan Selimut Berdarah (2010).

    Roy Marten - KARIR

    Model

    Terlahir dengan nama Wicaksono Abdul Salam, anak ketiga dari enam bersaudara pasangan Abdul Salam
    (Almarhum) dan Johanna Nora Van Daatselaar ini mengawali karir keartisannya dari panggung catwalk di kota kelahirannya, Salatiga.

    Sebagai peragawan, Roy mencatat prestasi yang cukup membanggakan dengan memenangkan King Boutique di Jawa Tengah.

    Debut Layar Lebar

    Hijrah ke Jakarta, Roy mengadu nasibnya di dunia hiburan dengan mencoba peruntungan sebagai aktor. Debut Roy di dunia akting ditandai dengan perannya dalam film layar lebar berjudul Bobby pada tahun 1974.

    Setelah itu, wajah tampannya tampil di beberapa judul film layar lebar lainnya. Pada tahun 1976, Roy berperan dalam film yang diangkat dari novel laris karangan Ashadi Siregar, Cintaku di Kampus Biru. Film yang dibintanginya bersama Rae Sita Supit itulah yang mengangkat status Roy menjadi aktor kelas satu di tanah air. Film ini juga meninggalkan kesan yang mendalam bagi Roy, karena ia mengaku sangat menyukai film yang mengangkat kehidupan dunia kampus dan memiliki jalan cerita yang sangat menarik.

    Aktor Paling Produktif

    Sumber: i.ytimg.com

    Kiprah Roy yang semakin mendapat pengakuan membuat tawaran demi tawaran terus menghampirinya. Rahasia Gadis, Kenangan Desember, Sesuatu yang Indah, Tinggal Bersama, adalah beberapa diantara puluhan judul film yang telah dibintanginya.

    Sepanjang perjalanan karirnya, tahun 1977 merupakan masa paling produktif bagi seorang Roy Marten. Pada tahun itu, ia membintangi 12 judul film. Dua diantaranya, Roda-Roda Gila dan film legendaris arahan sutradara Teguh Karya, Badai Pasti Berlalu. Dalam film ikonik itu, Roy beradu akting dengan aktris Christine Hakim.

    Sumber: youtube

    Badai Pasti Berlalu (1977)

    Aktor Terpuji

    Kemampuan aktingnya menuai banyak pujian. Tak salah jika akhirnya Roy mendapat sejumlah penghargaan, yakni Piala Djamaludin Malik FFI 1977 sebagai Pemain Muda Penuh Harapan, serta penghargaan dari KBRI Belanda atas film Roda Roda Gila yang juga diproduserinya sendiri.

    Di era tahun 70 hingga 80-an, nama Roy Marten seakan menjadi jaminan suksesnya sebuah film. Apapun judul filmnya dan bagaimanapun ceritanya, kehadirannya pasti selalu dinantikan para pecinta film Indonesia.

    The Big Five

    Melihat popularitasnya yang begitu besar, Roy kemudian mengajukan kenaikan honor. Saat itu, sekitar tahun 1978, honor Roy hanya Rp 2juta. Bersama empat rekan artis seangkatannya yang juga berjaya di masa itu, Doris Callebout, Yenny Rachman, Yati Octavia dan Robby Sugara, Roy membuat ‘gebrakan’ dengan meminta kenaikan honor sebesar Rp 5juta. Kelimanya kemudian dikenal dengan sebutan The Big Five.

    Keempat teman Roy tersebut sempat menyangsikan gagasannya karena dianggap sangat berlebihan. Namun, ide tersebut akhirnya tercium oleh SK Martha, seorang wartawan hiburan. Martha kemudian mengulas masalah honor artis ini di medianya. Alhasil, mereka tidak hanya memperoleh kenaikan horror sejumlah yang diminta, tapi justru ada produser yang menawarkan hingga mencapai Rp 7juta. Bahkan pada tahun 1980-an, honor yang mereka terima mencapai Rp 40juta. Sebuah angka yang terbilang fantastis saat itu.

    Dua Film Fenomenal

    Masa keemasan Roy sebagai aktor tak dapat dilepaskan dari nama Yenny Rachman. Yenny adalah aktris yang paling sering menjadi lawan main Roy. Bahkan keduanya termasuk dalam daftar pasangan sukses di perfilman Indonesia saat itu, selain pasangan Rano Karno dan Yessy Gusman.

    Bersama, keduanya telah membintangi 16 judul film, dan sebagian besar berhasil di box office. Namun, film paling fenomenal yang mereka perankan adalah Kabut Sutra Ungu, yang dinobatkan sebagai film terlaris di Jakarta tahun 80-an dengan jumlah penonton sebanyak 488.865 orang dan meraih Piala Antemas untuk kategori Film Terlaris pada FFI 1980, dan film berjudul Akibat Pergaulan Bebas yang juga meraih Film Terlaris I di Jakarta tahun 1978 dengan 311.286 penonton.

    Bermain Sinetron

    Memasuki tahun 90-an, Roy sempat tampil dalam tiga judul film layar lebar yakni Pertempuran Segi Tiga, Tripple Cross, serta Angel of Fury. Setelah itu, karirnya sebagai aktor film sempat terhenti ketika industri film nasional mendadak mati suri.

    Roy kemudian beralih ke layar kaca dengan membintangi beberapa sinetron, yaitu Bella Vista, Kasih di Persimpangan, Dewi Fortuna, Senja Makin Merah, Kupu-Kupu Kertas, dan Hanya Kamu.

    Roy Marten - KONTROVERSI

    Perseteruan Dengan Anwar Fuady

    Di awal tahun 2006, Roy pernah terlibat perseteruan dengan Ketua PARSI (Persatuan Artis Sinetron Indonesia) saat itu, Anwar Fuady.

    Kasus itu berawal dengan bantahan Roy (mantan ketua PARSI) terhadap pernyataan Anwar yang mengatakan bahwa sisa hasil proyek produksi sinetron berjudul Kutemukan Cinta, yang disponsori oleh Dekopin, telah dimasukkan ke kas PARSI, sebagai dana kegiatan organisasi keartisan itu. Perang argumen antara kedua aktor senior itu pun menghiasi pemberitaan dunia hiburan saat itu.

    Kasus Narkoba I

    Belum juga masalahnya dengan Anwar selesai, Roy justru harus menghadapi masalah baru yang lebih serius. Ayah enam anak ini harus berurusan dengan polisi setelah kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 3 gram di sebuah rumah di kawasan Ulujami, Jakarta Selatan pada 2 Februari 2006 sekitar pukul 16.00.

    Akhirnya setelah melalui sidang, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhi vonis 9 bulan subsider 3 bulan. Setelah menjalani kurungan selama beberapa bulan dan mendapat remisi, Roy Marten akhirnya keluar dari penjara pada tanggal 1 Oktober 2006. Roy mengaku kapok dan tidak ingin merasakan lagi dinginnya bui akibat mengonsumsi narkoba.

    Kasus Narkoba II

    Pengalaman pahitnya bersama narkoba kemudian membuat Roy dilibatkan oleh BNN dalam penyuluhan pencegahan narkoba dengan harapan agar orang lain tidak terjerumus pada kesalahan yang sama. Roy bahkan kerap diundang Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai pembicara kampanye anti narkoba.

    Sayangnya, Roy ternyata belum sepenuhnya lepas dari jeratan narkoba. Pada 13 November 2007, ia kembali ditangkap polisi bersama dengan ketiga temannya di Hotel Novotel Surabaya karena diduga mengonsumsi shabu-shabu. Pada saat penangkapan, polisi menemukan barang bukti 1 gram dan 1 ons shabu-shabu di kamar 364, sementara di kamar 465, polisi mendapati seperangkat alat hisap (bong) dan sisa di aluminium foil SS 0,5 ons. Ironisnya, Roy tertangkap usai memberikan testimoni di acara yang digelar BNN. Ketua BNN I Made Mangku Pastika dan Kapolri saat itu, Jenderal Sutanto amat menyesali tindakan Roy.

    Karena ini bukan kali pertama Roy terjerat kasus hukum, hakim pun menjatuhkan vonis yang lebih berat untuk Roy, yakni tiga tahun penjara serta denda Rp10 juta dengan subsider tiga bulan kurungan.

    Roy Marten - KEMBALI KE DUNIA HIBURAN

    Masih Menjadi Magnet Produser

    Meski namanya sudah tercoreng akibat masalah narkoba, ayah dari presenter Gading Marten ini ternyata masih memiliki daya pikat bagi para produser film.

    Setelah 14 tahun tidak berakting dalam film bioskop, Roy mendapat tawaran untuk kembali beraksi dalam film komedi berjudul Mengejar Mas-Mas di tahun 2007. Tiga tahun berselang, suami model Anna Maria ini membintangi film bergenre horor, Selimut Berdarah.

    Sumber: youtube

    SELIMUT BERDARAH MOVIE TRAILER

    Roy Marten - KENCANI ABG?

    Foto Mesra Akhir Tahun

    Sumber: i0.wp.com

    Waduh! Mau akhir tahun, Oom Roy bawa kabar menghebohkan! Melalui beberapa foto yang beredar di dunia maya, ayah Gading Martin ini terlihat berfoto mesra bersama seorang cewek ABG. Aduh, Oom anak siapa tuh?

    Foto yang pertama kali “ditemukan” dalam sebuah postingan di akun media sosial November 2016 lalu, memperlihatkan Roy Marten dan seorang cewek ABG yang belakangan diketahui bernama Dini Indriani itu terlihat akrab dan sangat dekat. Caption-caption yang mewarnai foto tersebut juga seakan-akan mengisyaratkan bahwa telah terjalin hubungan khusus antara keduanya.

    Sudah Menikah?

    Diperkirakan umur keduanya terpaut hingga 40 tahun (Roy Martin kini telah berusia 64 tahun), berdasarkan informasi dari akun Instagram @lambe_turah, gadis yang berfoto bersamanya ini diketahui merupakan alumni Madrasah Tsanawiyah Salafiya Kajen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang lulus pada tahun 2014-2015.

    Sementara, berdasarkan informasi akun gosip @noona_bigos, berhasil “ditemukan” foto mesra Roy dan Dini lainnya, kali ini diambil dari seorang netizen yang diduga adalah teman Dini Indriani. Caption di bawah foto ini adalah ucapan selamat menikah yang ditujukan pada Roy dan Dini.

    PENUTUP

    Jadi, benarkah Roy Marten telah menikah dengan gadis ini? Kalau iya, apakah statusnya Nikah Siri? Soalnya, sejauh ini Roy Marten masih berstatus sebagai suami dari Anna Maria.

    Dilansir dari CumiCumi.com, Roy Martin mengaku memang mengenal Dini Indirani, tetapi membantah telah Nikah Siri dengannya.

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Ikuti @gozzipindo
    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci

    PERHATIAN !