Menyajikan berita terhangat!

Gelar Sidang Kabinet Paripurna Pertama 2017, Jokowi Boyong Pejabat Negara ke Istana Bogor!

Sidang paripurna kabinet pertama Jokowi digelar hari ini di Istana Bogor. Dalam pengantarnya, Jokowi membeberkan beberapa fokus utama program kerjanya tahun ini dan tahun depan. Simak langkah-langkah yang akan diambil beliau di sini!

  • 703

    view

  • Tweet
    Share

    JOKO WIDODO - PROFIL

    Joko Widodo

    Nama Lengkap: Ir. H. Joko Widodo

    Tanggal Lahir: 21 Juni 1961

    Tempat Lahir: Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia

    Partai Politik: PDI-P

    Alma mater: Universitas Gadjah Mada (Sarjana Teknologi Kayu Fakultas Kehutanan)

    Profesi: Pengusaha, Politikus

    Jabatan: Presiden Indonesia ke-7

    Mulai Menjabat: 20 Oktober 2014

    Biografi

    Ir. H. Joko Widodo atau yang lebih akrab dengan panggilan Jokowi adalah Presiden Indonesia ke-7. Menjabat sejak tanggal 20 Oktober 2014, beliau terpilih bersama Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla dalam Pemilu Presiden 2014.

    Sebelum menjadi orang nomor satu di Indonesia, beliau pernah menjabat sebagai Wali Kota Surakarta (Solo) sejak 28 Juli 2005 sampai 1 Oktober 2012 didampingi F.X. Hadi Rudyatmo sebagai wakil Wali Kota.

    Terkenal dengan kiprahnya yang bagus sebagai Wali Kota Solo hingga masuk nominasi 25 besar Wali Kota terbaik di dunia, Jokowi kemudian ditunjuk oleh partainya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk menjadi kandidat pada pemilihan Gubernur DKI Jakarta.

    Bersama Basuki Tjahaja Purnama sebagai wakil gubernur, Jokowi kemudian berhasil memenangkan Pilkada 2012 dan menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta sejak 15 Oktober 2012 hingga 16 Oktober 2014.

    JOKO WIDODO - MASA KECIL & KELUARGA

    Hidup Susah Saat Kecil

    Sumber: simomot.com

    Lahir dari pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo, Joko Widodo merupakan anak sulung dan putra satu-satunya dari empat bersaudara. Ayah Jokowi berasal dari Karanganyar, sementara kakek dan neneknya berasal dari sebuah desa di Boyolali. Beliau memiliki tiga orang adik perempuan bernama Iit Sriyantini, Ida Yati dan Titik Relawati.

    Jokowi memulai pendidikannya dengan masuk SD Negeri 111 Tirtoyoso yang dikenal sebagai sekolah untuk kalangan menengah ke bawah. Berasal dari keluarga yang mengalami kesulitan keuangan, Jokowi kecil terpaksa berdagang, mengojek payung, dan jadi kuli panggul untuk mencari sendiri keperluan sekolah dan uang jajannya. Saat anak-anak lain ke sekolah dengan sepeda, Jokowi tetap berjalan kaki.

    Anak Tukang Kayu

    Mewarisi keahlian bertukang kayu dari ayahnya, Jokowi mulai bekerja sebagai penggergaji kayu saat berusia 12 tahun. Di masa kecilnya, Jokowi telah mengalami penggusuran rumah sebanyak tiga kali. Hal inilah yang kemudian memengaruhi cara berpikir dan kepemimpinannya saat harus menertibkan permukiman warga setelah menjadi Wali Kota Surakarta.

    Setelah lulus SD, Jokowi melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 1 Surakarta. Gagal masuk SMA yang diinginkannya, yaitu SMA Negeri 1 Surakarta setelah lulus SMP, Jokowi akhirnya masuk ke SMA Negeri 6 Surakarta.

    JOKO WIDODO - KARIR

    Pegawai BUMN

    Sumber: simomot.com

    Lulus SMA, Jokowi kemudian diterima di Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada. Kesempatan ini dimanfaatkannya untuk belajar struktur kayu, pemanfaatan, dan teknologinya. Jokowi berhasil menyelesaikan pendidikannya dengan judul skripsi "Studi tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kodya Surakarta".

    Setelah lulus pada 1985, Jokowi bekerja di BUMN, PT Kertas Kraft Aceh, dan ditempatkan di area Hutan Pinus Merkusii di Dataran Tinggi Gayo, Aceh Tengah. Merasa tidak betah bekerja di rantau, Jokowi yang kala itu telah menikah dengan Iriana, memutuskan untuk pulang.

    Berwirausaha

    Kembali ke kampung halaman, Jokowi akhirnya menjalankan bisnis di bidang kayu dan bekerja di usaha milik Pakdenya, Miyono, di bawah bendera CV Roda Jati. Pada tahun 1988, Jokowi membuka usaha mebel sendiri dengan nama CV Rakabu, yang diambil dari nama anak pertamanya yang baru lahir pada tahun ini, Gibran Rakabuming Raka.

    Usahanya sempat berjaya dan sempat mengalami pasang surut karena tertipu pesanan yang tidak dibayar. Namun, pada tahun 1990, CV Rakabu bangkit kembali dengan pinjaman modal Rp30 juta dari Ibunya.

    CV Rakabu yang berorientasi ekspor kemudian membawanya bertemu dengan seorang klien asal Jerman, Micl Romaknan, yang akhirnya memberinya panggilan yang populer hingga kini, "Jokowi". Kejujuran Jokowi dalam berdagang membuat dirinya dipercaya oleh Micl Romaknan untuk menyuplai mebel ke Eropa.

    Akhirnya Jokowi pun sering mengunjungi Eropa. Dalam perjalanannya berkeliling Eropa tersebut Jokowi sangat terinspirasi dengan tata kota yang begitu rapi dan indah.

    JOKO WIDODO - KIPRAH POLITIK

    Wali Kota Surakarta

    Pada pilkada kota Solo pada tahun 2005, Jokowi diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk maju sebagai calon wali kota Surakarta. Beliau berhasil memenangkan pemilihan tersebut dengan persentase suara sebesar 36,62%.

    Setelah terpilih, meski menghadapi berbagai penolakan dari masyarakat, dengan berbagai pengalaman di masa mudanya, Jokowi berhasil mengembangkan Solo yang sebelumnya buruk penataannya. Di bawah kepemimpinannya, Solo mengalami perubahan dan menjadi kajian di universitas luar negeri.

    Di bawah kepemimpinannya, bus Batik Solo Trans diperkenalkan, berbagai kawasan seperti Jalan Slamet Riyadi dan Ngarsopuro diremajakan, dan Solo menjadi tuan rumah berbagai acara internasional. Selain itu, Jokowi juga dikenal akan pendekatannya dalam merelokasi pedagang kaki lima yang "memanusiakan manusia".

    Berkat pencapaiannya ini, pada tahun 2010, beliau terpilih lagi dengan suara melebihi 90%.

    Gubernur DKI Jakarta

    Jokowi diminta secara pribadi oleh Jusuf Kalla untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Pilgub DKI tahun 2012. Karena merupakan kader PDI Perjuangan, maka Jusuf Kalla meminta dukungan dari Megawati Soekarnoputri, yang awalnya terlihat masih ragu. Sebagai wakilnya, Basuki T Purnama yang saat itu menjadi anggota DPR dicalonkan untuk mendampingi Jokowi.

    Setelah Pilkada digelar dua putaran, akhirnya Jokowi - Ahok menang dengan suara terbanyak, dan dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur Jakarta 15 Oktober 2012. Acara pelantikan ini juga diramaikan oleh pedagang kaki lima yang menggratiskan dagangannya.

    Sehari usai pelantikan, Jokowi langsung dijadwalkan melakukan kunjungan ke masyarakat. Sebagai awal bentuk kerja, Jokowi membuat KJS yang ditentang oleh 14 rumah sakit terkait ketidakjelasan anggaran yang diberikan pada rumah sakit untuk melayani pasien KJS. Namun setelah melakukan dialog, 1 rumah sakit bersedia menerimanya, dan hanya 2 yang masih belum menerima.

    Jokowi juga telah menyetujui kenaikan UMP untuk wilayah Jakarta yang awalnya hanya 1,7 juta menjadi 2,44 juta per bulan.

    Jokowi juga mempelopori adanya lelang jabatan, yaitu setiap PNS diberi kesempatan yang sama untuk menduduki posisi yang diinginkannya dengan memenuhi kualifikasi dan mengikuti tes. Hasil tes diumumkan secara transparan dan pemerintah provinsi menempatkan PNS tersebut sesuai prestasi dan kualifikasinya.

    Hal lain yang menjadi perhatian Jokowi adalah razia topeng monyet dimana pemda akan mengganti monyet dengan harga 1 juta jika mau menyerahkan ke pemerintah untuk dipelihara oleh ragunan. Namun, program ini kemudian mendapat kritikan karena masih banyak urusan masyarakat yang lebih penting dibanding mengurus monyet.

    Presiden RI ke-7

    Setelah terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta, popularitas Jokowi melejit berkat rekam jejaknya yang baik dan pendekatannya yang membumi dan pragmatis, seperti yang ditunjukkan melalui program "blusukan" untuk memeriksa keadaan di lapangan secara langsung. Akibatnya, Jokowi merajai survei-survei calon presiden dan menyingkirkan kandidat lainnya, sehingga muncul wacana untuk menjadikannya calon presiden.

    Namun, selama berbulan-bulan wacana tersebut menjadi tidak pasti karena pencalonan Jokowi di PDIP harus disetujui oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, dan ia menegaskan baru akan menentukan calon setelah pemilihan umum legislatif pada bulan April.

    Pada tanggal 14 Maret 2014, Megawati akhirnya menulis langsung surat mandat kepada Jokowi untuk menjadi calon presiden, dan Jokowi mengumumkan kesediaan dan kesiapannya melaksanakan mandat tersebut untuk maju sebagai calon presiden Republik Indonesia dalam pemilihan umum presiden Indonesia 2014.

    Selepas pengumuman ini, indeks IHSG melesat 152,47 poin menjadi 4.878,64, sementara nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat menguat hingga angka 11,386. Pencalonan Jokowi juga diperkirakan dapat mendongkrak suara PDIP hingga 30% dalam pemilu legislatif. Namun, hasil hitung cepat menunjukkan bahwa suara PDIP gagal mencapai 20%.

    Pada tanggal 19 Mei 2014, Jokowi mengumumkan bahwa Jusuf Kalla akan menjadi calon wakil presidennya. Pengumuman sekaligus deklarasi tersebut berlangsung di Gedung Joeang 45 di Menteng, Jakarta. Pencalonan tersebut didukung oleh koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Hanura. Pada hari yang sama, Jokowi dan Jusuf Kalla secara resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum.

    Joko Widodo dan Jusuf Kalla akhirnya terpilih menjadi pemenang pada pemilu presiden dan wakil presiden yang digelar 9 Juni 2014 mengalahkan pasangan lainnya yakni Prabowo Subianto-Hatta rajasa. Joko widodo dilantik menjadi presiden RI ke-7 pada hari senin 20 Oktober 2014.

    JOKO WIDODO - KEHIDUPAN PRIBADI

    Iriana Joko Widodo

    Jokowi menikah dengan Iriana pada tanggal 24 Desember 1986 di Solo.

    Keduanya memiliki 3 orang anak, yaitu Gibran Rakabuming Raka (1988), Kahiyang Ayu (1991), dan Kaesang Pangarep (1995).

    JOKO WIDODO - SIDANG KABINET PARIPURNA 2017

    Dihadiri Menteri dan Kepala Lembaga

    Presiden Joko Widodo menggelar sidang kabinet paripurna pertamanya di hari ke-empat tahun 2017. Tampak hadir dalan rapat tersebut adalah Wapres Jusuf Kalla, seluruh menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNN, Kepala BNPT, Kepala BIN, Ketua KPK, dan Ketua KEIN.

    Sidang kabinet paripurna yang rencananya dimulai pukul 09.00 WIB ini diselenggarakan di Istana Bogor. Adapun mengenai materi yang akan dibicarakan, berdasarkan informasi yang dikutip dari agenda Presiden RI, adalah menyusun kegiatan kerja tahun ini dan persiapan untuk tahun depan.

    Informasi Isi UU APBN 2017

    Sumber: detak.co

    Sekedar informasi, dalam UU APBN 2017 ditetapkan pendapatan negara sebesar Rp 1.750,3 triliun dan Belanja Negara Rp 2.080,5 triliun, serta defisit Rp 330,2 triliun atau 2,41 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

    Adapun asumsi dasar makro yang disetujui di UU APBN 2017 :
    - Pertumbuhan ekonomi 5,1 persen
    - Inflasi 4 persen
    - Tingkat Bunga SPN 3 Bulan 5,3 persen
    - Nilai tukar rupiah Rp 13.300 per dolar AS
    - Indonesia Crude Price/ICP US$ 45 per barel
    - Lifting minyak bumi 815 ribu barel per hari
    - Lifting gas bumi 1,15 juta barel setara minyak per‎ hari

    Target pembangunan di 2017 disepakati:
    - Tingkat pengangguran 5,6 persen
    - Tingkat kemiskinan 10,5 persen
    - Gini rasio 0,39
    - Indeks pembangunan manusia 70,1

    [Liputan6.com]

    Sumber: detak.co

    Sementara dari pendapatan dan belanja negara yang ditetapkan di UU APBN, antara lain:
    - Pendapatan negara Rp 1.750,3 triliun atau lebih tinggi dari RAPBN 2017 yang diusulkan Rp 1.737,6 triliun
    - Pendapatan dalam negeri Rp 1.784,9 triliun, terdiri dari penerimaan perpajakan Rp 1.498,9 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp 1.495,9 triliun. Sementara Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 250 triliun atau lebih besar dari RAPBN Rp 240,4 triliun dan dari hibah Rp 1,4 triliun.
    - ‎Belanja negara disetujui sebesar Rp 2.080,5 triliun atau lebih besar dari usulan di RAPBN Rp 2.070,5 triliun
    - Terdiri dari target belanja pemerintah pusat Rp 1.315,5 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp 1.310,4 triliun, belanja Kementerian/Lembaga dengan target Rp 763,6 triliun atau lebih besar dari sebelumnya Rp 758,4 triliun, dan belanja Non Kementerian/Lembaga Rp 552 triliun.
    - Transfer daerah dan dana desa disepakati Rp 764,9 triliun atau naik tipis dibanding RAPBN yang diusulkan Rp 760 triliun. Rinciannya, anggaran transfer daerah ‎Rp 704,9 triliun atau naik sedikit dari sebelumnya Rp 700 triliun dan dana desa yang diketok Rp 60 triliun
    - Dengan demikian, ada defisit keseimbangan primer Rp 109 triliun atau turun dari sebelumnya yang diusulkan Rp 111,4 triliun
    - Sedangkan defisit anggaran ditargetkan Rp 330,2 triliun atau 2,41 persen dari PDB. Rasionya sama dari RAPBN, namun jumlah defisit di sebelumnya lebih besar, yakni Rp 332,8 triliun
    - Kebutuhan pembiayaan untuk menutup defisit anggaran sebesar Rp 330,2 triliun.‎

    [Liputan6.com]

    PENUTUP

    Dalam pengantar sidang, Jokowi menekankan pemerataan yang akan menjadi titik fokus pemerintah sejak awal tahun ini. Presiden juga mengajak jajarannya untuk bekerja keras dalam rangka menurunkan angka kesenjangan.

    Presiden juga menjelaskan berbagai cara yang akan ditempuh pemerintah untuk mewujudkan hal tersebut. Pertama, mengenai kebijakan redistribusi aset dan legalisasi tanah. Langkah selanjutnya adalah memperkuat akses rakyat kepada permodalan. Presiden juga merasa keterampilan masyarakat yang memadai juga diperlukan. Sementara itu, akses masyarakat kepada pendidikan juga terus diupayakan pemerintah agar semakin meningkat. Terakhir, presiden tidak lupa berpesan agar pembangunan karakter dan mental bangsa yang telah menjadi program pemerintah sejak awal pemerintahan untuk tidak dilupakan, apalagi mengingat kekhawatiran masyarakat dunia terhadap aksi terorisme dan radikalisme yang akhir-akhir ini semakin meningkat. Presiden meyakini bahwa ideologi negara yang berupa Pancasila mampu menjawab tantangan dan kekhawatiran tersebut.

    Sementara itu, sidang kabinet paripurna berlangsung tertutup.

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Ikuti @gozzipindo
    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci

    PERHATIAN !