Menyajikan berita terhangat!

Menteri Keuangan Sri Mulyani Ditetapkan Sebagai Pemimpin Seleksi Bos OJK Baru !?

Panitia Seleksi (pansel) pemilihan calon dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang baru tengah dibentuk. Menteri Keuangan Sri Mulyani pun dipilih sebagai Pemimpin Seleksi Bos OJK. Keputusan pansel OJK pun akan diumumkan pada pekan depan.

  • 687

    view

  • Tweet
    Share

    SRI MULYANI - PROFIL

    Menkeu Sri Mulyani

    Nama Lahir: Sri Mulyani Indrawati
    Nama Lain: Sri Mulyani
    Tanggal Lahir: 26 Agustus 1962
    Tempat Lahir: Tanjungkarang, Lampung, Indonesia
    Pekerjaan: Politis
    Jabatan: Menteri Keuangan
    Pasangan: Tony Sumartono
    Agama: Islam

    Biografi

    Sri Mulyani lahir di Tanjung Karang (saat ini Bandar Lampung), Provinsi Lampung, tanggal 26 Agustus 1962. Ia adalah anak ketujuh dari seorang dosen universitas, Prof. Satmoko dan Retno Sriningsih. Namanya bercorak bahasa Jawa dan berhuruf Sansekerta. Sri berarti sinar atau cahaya yang bersinar, yang merupakan nama yang umum bagi perempuan Jawa. Mulyani berasal dari kata mulya, juga berarti berharga. Indrawati come from Indra and feminine suffix -vati.

    Sri Mulyani wanita sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Jabatan ini diembannya mulai 1 Juni 2010 hingga dia dipanggil kembali oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan menggantikan Bambang Brodjonegoro, dia mulai menjabat lagi sejak 27 Juli 2016. Sebelumnya, dia menjabat Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu.

    SRI MULYANI - PENDIDIKAN & PENGHARGAAN

    Pendidikan

    - SMP Negeri 2 Bandar Lampung (1975-1978)
    - SMA Negeri 3 Semarang (1978-1981)
    - Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia Jakarta, Indonesia. (1981 – 1986)
    - Master of Science of Policy Economics di University of lllinois Urbana Champaign, U.S.A. (1988 – 1990)
    - Ph.D. of Economics di University of lllinois Urbana-Champaign, U.S.A. (1990 – 1992)

    Penghargaan

    Sri Mulyani dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh Emerging Markets pada 18 September 2006 di sela Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura. Sri Mulyani juga terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2008 dan wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan Oktober 2007.

    SRI MULYANI - KARIR

    Pengamat Ekonom Indonesia

    Pengamat Ekonom dan Dosen

    Sri Mulyani Indrawati atau akrab dengan panggilan Mbak Ani, adalah seorang ekonom yang sering tampil di panggung-panggung seminar atau dikutip di berbagai media massa. Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE-UI) ini juga sempat aktif menjadi penasehat pemerintah bersama sejumlah ekonom terkemuka lainnya.

    Penasehat Pemerintahan Abdurrahman Wahid

    Pada saat itu Sri Mulyani menjadi penasehat pemerintah dalam wadah Dewan Ekonomi Nasional (DEN) pada era pemerintahan Abdurrahman Wahid. Seperti halnya di Indonesia, di Amerika ia juga sering mengikuti seminar, tetapi lebih banyak masalah internasional daripada di Indonesia.

    @amrihardjo_lim

    instagram

    Sumber: www.instagram.com

    Konsultan di USAid

    Pada bulan Agustus 2001, Sri Mulyani hijrah ke Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, sebagai konsultan di USAid dalam rangka kerjasama untuk memperkuat institusi di daerah. Yaitu, memberikan beasiswa S-2 untuk pengajar universitas di daerah.

    Di Amerika Serikat, Sri Mulyani banyak memberikan saran dan nasihat mengenai bagaimana mendesain program S-2 untuk pendidikan universitas di daerah maupun program USAid lainnya di Indonesia, terutama di bidang ekonomi. Di samping itu, ia juga mengajar tentang perekonomian Indonesia dan ekonomi makro di Georgia University serta banyak melakukan riset dan menulis buku.

    Executive Director IMF

    Pada awal Oktober 2002, Sri Mulyani terpilih menjadi Executive Director Dana Moneter Internasional (IMF) mewakili 12 negara di Asia Tenggara (South East Asia/SEA Group). Sejak 1 November 2002, ia mewakili 12 negara anggota SEA Group di IMF.

    Tugasnya sebagai executive director terkait dengan pengambilan keputusan. Untuk menentukan berbagai program dan keputusan yang harus diambil IMF. Jadi ia tidak hanya mewakili kepentingan Indonesia, namun mewakili kepentingan negara-negara anggota di lembaga IMF maupun forum internasional yang relevan.

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional

    Pada tahun 2004, menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dari Kabinet Indonesia Bersatu. Sri Mulyani sebelumnya dikenal sebagai seorang pengamat ekonomi di Indonesia. Ia menjabat sebagai Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM FEUI) sejak Juni 1998.

    Pada 5 Desember 2005, ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan perombakan kabinet, Sri Mulyani dipindahkan menjadi Menteri Keuangan menggantikan Jusuf Anwar.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

    Pada tahun 2008, Sri Mulyani menjabat Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, setelah Menko Perekonomian Dr. Boediono dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia.

    Direktur Pelaksana Bank Dunia

    Pada tahun 2010 wanita sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia, yaitu Sri Mulyani. Jabatan ini diembannya mulai 1 Juni 2010 sampai 2016 ketika dirinya diminta untuk menjadi meteri keuangan oleh presiden Joko Widodo.

    Ketika Sri Mulyani menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia, bisa dibayangkan betapa besar tanggungjawab yang harus ia laksanakan. Sri Mulyani sempat dituduh bersalah karena melindungi Bank Century. Namun tuduhan itu tidak terbukti.

    Menteri Keuangan Indonesia

    Kini Sri MUlyani di anamatkan oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat Menteri Keuangan Indonesia menggantikan Bambang Brodjonegoro, dia mulai menjabat lagi sejak 27 Juli 2016. Namun, sebelumnya Sri Mulyani sempat menjabat Menteri Keuangan pada era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono dan kemudian ia tinggalkan untuk menjabat Direkttur Pelaksana Dunia.

    PIMPIN SELEKSI BOS OJK

    Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani akan memimpin Panitia Seleksi (Pansel) Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang masa jabatannya akan berakhir tahun ini. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu akan mengarahkan proses seleksi anggota komisioner baru OJK untuk menggantikan pimpinan saat ini oleh Muliaman D. Hadad.

    Ekonom Universitas Gadjah Mada Tony Prasetiantono yang juga merupakan salah satu anggota pansel mengungkapkan, jika selain Sri Mulyani, anggota Pansel lainnya akan diisi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekomian, Darmin Nasution dan Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo.

    "Di luar itu ada saya yang mewakili akademisi, dan sisanya berasal dari independen," ujar Toni usai rapat pembentukan Pansel yang menghadirkan perwakilan pemerintah

    Sumber: Sri Mulyani Bakal Pimpin Seleksi Bos OJK

    Tony menuturkan, panitia seleksi ini akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam bentuk Keputusan Presiden (Keppres). Waktu seleksi untuk kepengurusan pimpinan baru OJK ini relatif mepet. Pasalnya, tanggal 20 Juli 2017 mendatang OJK harus sudah ada pengurus pimpinan baru.

    "Waktunya mepet, nanti OJK baru harus ada tanggal 20 Juli. Jadi kami berkejaran waktu, kan ada proses DPR. Kami hanya mengantarkan ke DPR," imbuhnya.

    Sumber: Sri Mulyani Bakal Pimpin Seleksi Bos OJK

    Tony juga menyebutkan, sebanyak tujuh orang akan ditetapkan sebagai anggota komisioner OJK yang baru. Ketujuh pengurus baru ini nantinya akan menggantikan posisi Muliaman D. Hadad sebagai Ketua Dewan Komisioner, Rahmat Waluyanto sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner, Ilya Avianti sebagai Ketua Dewan Audit, Nurhaida sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Nelson Tampubolon sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan, Firdaus Djaelani sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank dan Kusumaningtuti Soetiono sebagai Kepala Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen.

    Ketujuh anggota komisioner OJK tersebut telah mengemban jabatan sejak resmi dilantik pada Juli 2012 silam.

    PENUTUP

    Adapun OJK juga memiliki dua pejabat Anggota Dewan Komisioner ex-officio yang dijabat oleh Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo dan Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara. Pemilihan ex-officio baru ini dilakukan secara terpisah dengan pemilihan anggota Dewan Komisioner yang dilakukan tahun ini. Bersama-sama Menteri Keuangan, Sri Mulyani yang akan menjadi pemimpin seleksi Bos OJK.

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Ikuti @gozzipindo
    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci

    Kata Kunci Populer

    PERHATIAN !