Menyajikan berita terhangat!

Wihh !! Presiden Joko Widodo Sebut Ekonomi RI Terbaik Ke-3 Di G-20 !!?

Kita patut berbangga untuk ekonomi Indonesia yang berhasil meraih peringkat ke-3 untuk bidang ekonomi terbaik di G-20. Hal ini disebutkan oleh Presiden Joko Widodo yang menyebut ekonomi Indonesia berhasil tumbuh positif sejak tahun 2016 lalu.

  • 2263

    view

  • Tweet
    Share

    JOKO WIDODO - PROFIL

    Presiden Joko Widodo

    Nama Lahir: Joko Widodo
    Nama Lain: Ir. H. Joko Widodo
    Tanggal Lahir: 21 Juni 1961
    Kota Asal: Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
    Partai Politik: PDIP
    Jabatan: Presiden RI
    Pasangan: Iriana
    Anak: Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu,
    Kaesang Pangarep
    Agama: Islam

    JOKO WIDODO - BIOGRAFI

    Memiliki Nama Kecil

    Joko Widodo atau yang biasa dipanggil dengan nama Jokowi dilahirkan di Surakarta, 21 Juni 1961 lahir dari pasangan Noto Mihardjo dan Sudjiatmi yang kini menjabat sebagai Presiden RI yang ke-7. Ia merupakan anak sulung dan putra satu-satunya dari empat bersaudara. Ia memiliki tiga orang adik perempuan bernama Iit Sriyantini, Ida Yati dan Titik Relawati. Sebelum berganti nama menjadi Joko Widodo ternyata ia memiliki nama kecil Mulyono.

    Jiwa Kepemimpinan

    Dengan kesulitan hidup yang dialami, Jokowi terpaksa berdagang, kemudian bekerja sebagai ojek payung dan bahkan menjadi kuli panggul untuk mencari sendiri keperluan sekolah dan uang jajan sehari-hari. Penggusuran yang dialaminya sebanyak tiga kali pada masa ia kecil mempengaruhi cara berpikirnya dan kepemimpinannya kelak setelah menjadi Walikota Surakarta saat harus menertibkan permukiman warga.

    JOKO WIDODO - KARIR BISNIS

    CV Rakabu

    Dengan kemampuan akademis yang dimiliki, Joko Widodo kemudian diterima di Jurusan Kehutanan, Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada. Kesempatan ini dimanfaatkannya untuk belajar mendalami struktur kayu, pemanfaatan dan teknologinya. Pada tahun 1988, Jokowi kemudian memberanikan diri untuk membuka usaha mebel sendiri dengan nama 'CV Rakabu.'

    Bisnis usahanya tersebut membawa Jokowi mendapat kesuksesan hingga dirinya bertemu dengan Micl Romaknan. Dengan kejujuran dan kerja kerasnya, Jokowi mendapat kepercayaan dan bisa berkeliling Eropa yang membuka matanya tentang pengaturan tata kota. Pengaturan kota yang baik di Eropa menjadi inspirasinya untuk diterapkan di Solo dan menginspirasinya dirinya untuk memasuki dunia politik.

    JOKO WIDODO - KARIR POLITIK

    Walikota Surakarta/Solo

    Pada pilkada kota Solo pada tahun 2005, Jokowi diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk maju sebagai calon wali kota Surakarta. Ia pun berhasil memenangkan pemilihan tersebut dengan persentase suara sebesar 36,62%.

    Setelah terpilih sebagai Walikota Surakarta/Solo, Jokowi dengan berbagai pengalaman pada masa muda, ia pun mengembangkan kota Surakarta yang sebelumnya buruk penataan pemerintahannya dan menghadapi berbagai penolakan masyarakat untuk ditertibkan. Di bawah kepemimpinan Jokowi, Surakarta akhirnya mengalami perubahan yang signifikan dan menjadi kajian di universitas dalam dan luar negeri.

    Bus Batik Trans Surakarta/Solo diperkenalkan, berbagai kawasan seperti Jalan Slamet Riyadi dan Ngarsopuro diremajakan dan Solo pun sempat menjadi tuan rumah berbagai acara internasional. Selain itu, Jokowi juga dikenal akan pendekatannya dalam merelokasi pedagang kaki lima dengan slogan "Memanusiakan Manusia".

    Gubernur DKI Jakarta

    Kesuksesannya menjadi Walikota Surakarta, membuat Jokowi diminta secara pribadi oleh Jusuf Kalla untuk mencalonkan dirinya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Namun, karena Jokowi merupakan kader PDI Perjuangan, maka Jusuf Kalla meminta dukungan dari Megawati Soekarnoputri. Dalam pencalonannya menjadi Gubenur DKI Jakarta, Jokowi dipasangkan Basuki Tjahaja Purnama yang saat itu menjadi anggota DPR, sebagai wakilnya.

    Setelah pemungutan suara putaran kedua, hasil penghitungan cepat Lembaga Survei Indonesia memperlihatkan pasangan Jokowi-Ahok akhirnya keluar sebagai pemenang. KPUD DKI Jakarta menetapkan pasangan Jokowi-Ahok sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI untuk masa periode tahun 2012-2017 menggantikan Fauzi Bowo-Prijanto. Joko Widodo dan Ahok pun akhirnya di lantik oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi sebagai sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada tanggal 15 Oktober 2012.

    Sumber: youtube

    Pelantikan Jokowi & Basuki sebagai Gubernur & Wakil Gubernur DKI Jakarta 2012 - 2017

    Presiden Republik Indonesia

    Jokowi digadang-gadang akan mencalonkan sebagai Presiden Republik Indonesia pada Pilpres 2014. Kemudian tanggal 19 Mei 2014, Jokowi akhirnya mengumumkan bahwa Jusuf Kalla akan menjadi calon wakil presiden dan kini keduanya pun resmi menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI dengan masa jabatan 2014-2019, mengalahkan rivalnya Prabowo Subianto.

    Setelah terpilihnya menjadi Presiden RI ke-7, Jokowi memulai masa kepresidenannya dengan meluncurkan Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Keluarga Sejahtera. Upaya Jokowi ini dianggap oleh partai oposisi untuk meredam sementara tentang masalah kenaikan harga BBM.

    Dan di bidang infrastruktur, Jokowi telah memulai banyak proyek pembangunan untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dalam sektor ini, diantaranya adalah melakukan groundbreaking pembangunan pasar tradisional di Papua, Jalan Tol Trans-Sumatera, Tol Solo-Kertosono, pelabuhan Makassar dan lain sebagainya.

    Jokowi juga dikenal sebagai Presiden pertama yang melakukan sistem 'Blusukan' yang turun langsung ke masyarakat dengan menanyakan segala permasalah rakyat.

    Sumber: youtube

    Pelantikan Presiden Jokowi - JK | Pengucapan Sumpah Presiden 20 Oktober 2014

    EKONOMI INDONESIA TERBAIK KE-3

    Ada berita membanggakan dari Negara Indonesia, karena Ekonomi Indonesia berhasil tumbuh positif sepanjang tahun 2016 lalu. Meskipun pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV belum diumumkan, namun ekonomi Indonesia berhasil tumbuh positif sejak kuartal pertama hingga kuartal ketiga 2016 tahun lalu.

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi kuartal I 2016 sebesar 4,92%. Angka ini kemudian meningkat pada kuartal II sebesar 5,18% dan kuartal III kembali meningkat sebesar 5,02%.

    Menurut Presiden Joko Widodo, pencapaian ini merupakan salah satu yang terbaik di antara negara-negara G-20 lainnya.

    "Coba kita lihat pertumbuhan ekonomi kita dibandingkan negara lain G-20. Kita ketiga setelah India dan China," kata Jokowi

    Sumber: Jokowi: Ekonomi RI Terbaik Ke-3 di G-20 : Okezone Ekonomi

    Hal ini pun merupakan salah satu pencapaian yang patut untuk disyukuri. Sebab, hal ini mampu tercapai pada saat ekonomi negara lainnya tengah sulit untuk tumbuh akibat gejolak ekonomi yang global.

    "Dan tahun ini kita harus optimis jangan ada kata-kata pesimis. Karena ini masalah psikologis. Kalau pemimpinnya tidak optimis bagaimana rakyatnya. Sulit iya sulit. Tapi setiap tantangan pasti ada kesempatan yang bisa kita ambil," tukasnya.

    Sumber: Jokowi: Ekonomi RI Terbaik Ke-3 di G-20 : Okezone Ekonomi

    PENUTUP

    Beberapa negara di dunia memang kini sedang mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi. Meski begitu, Indonesia tidak terlalu mendapat pengaruh. Baik Presiden Joko Widodo bahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut Indonesia berada di posisi ke-3 ekonomi terbaik di dunia. Menkeu pun mencontohkan beberapa negara maju banyak yang melakukan proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun selanjutnya yang diperbarui tiap 3 bulan semakin menurun. Hal itu karena mendekati angka realistis pencapaian ekonomi. Selamat buat Ekonomi Indonesia, maju terus!

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Ikuti @gozzipindo
    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Mantan Anggota Tim Ahok, Rian Ernest yang Juga Politisi PSI Bantah Pernyataan Anies Baswedan !?

    Mantan anggota tim Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yakni Rian Ernest menjadi salah satu trending topic di Twitter. Rian yang dikabarkan akan segera menikah dan aktif di Instagram membantah pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal gaji tim Gubernur DKI Jakarta sebelumnya digaji oleh pihak swasta. Rian yang juga merupakan politisi PSI mengatakan bahwa gajinya dulu berasal dari biaya penunjang operasional Gubernur sebesar Rp 20 juta per bulan.

    2017.11.22

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci

    PERHATIAN !