Menyajikan berita terhangat!

Prabowo Anggap Negara Indonesia Berubah !! Prabowo : "Negara Kita Ini, Sekarang Kok Gampang Marah"

Ketua Umum DPP dari Partai Gerindra bernama Prabowo Subianto ini menganggap Pilkada tahun ini berlangsung dengan suasana yang tidak normal. Menurutnya, suasana pemilu yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Februari mendatang, memanas.

  • 2872

    view

  • Tweet
    Share

    Prabowo - PROFIL

    Prabowo

    Nama Lahir : Prabowo Subianto Djojohadikusumo
    Nama Lain : H. Prabowo Subianto
    Lahir : 17 Oktober 1951
    Tempat Lahir : Jakarta, Indonesia
    Kebangsaan : Indonesia, Yordania (Kehormatan)
    Agama : Islam
    Pekerjaan : Militer, Politisi
    Tahun Aktif : 1969 - sekarang

    Prabowo - BIOGRAFI

    Sumber: s.wsj.net

    H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo atau yang biasa dikenal dengan Prabowo Subianto ini lahir di Jakarta, 17 Oktober 1951 adalah seorang pengusaha, politisi, dan mantan perwira TNI Angkatan Darat berkebangsaan Indonesia. Lahir di Jakarta, masa kecil Prabowo sebagai putra begawan ekonomi bernama Soemitro Djojohadikoesoemo ini diakuinya banyak dilewatkannya di luar negeri bersama orangtua.

    Ia menempuh pendidikan dan jenjang karir militer selama 28 tahun yang kemudian ia berkecimpung dalam dunia bisnis dan politik. Bersama dengan Hatta Rajasa, ia maju sebagai calon Presiden Indonesia ke-7 dalam pemilihan umum presiden Indonesia 2014.

    Prabowo - KARIR

    Komandan Peleton

    Sebelum terjun ke dunia politik, Prabowo Subianto rupanya sudah merintis karirnya dari dunia militer pada tahun 1969. Setelah lulus pada 1974, diusianya yang menginjak 26 tahun ia berhasil menjadi Komandan Peleton Group-I Para Komando Pasukan Sandhi Yudha (Kopassandha).

    Selama ia berkarir di dunia kemiliteran, ia pernah menyelesaikan berbagai misi penting. Diantara lainnya adalah misi penangkapan Nicolau dos Reis Lobato, penangkapan Xanana Gusmao, pelatihan Special Forces Officer Course di Amerika Serikat, dan operasi pembebasan sandera Mapenduma. Sejak tahun 1976 hingga 1998, setidaknya sudah ada 12 posisi yang pernah ia jabat selama berkarir dalam dunia militer.

    Pangkostrad

    Pada saat tragedi 1998 terjadi, Prabowo tengah menjabat sebagai Pangkostrad yang kemudian Panglima Kodam Jaya memintainya tolong untuk melakukan sejumlah misi yang dapat berbuntut kontroversi. Ia ditugaskan untuk mengamankan situasi Jakarta yang tidak kondusif pada saat itu, termasuk rumah dinas dari Wakil Presiden B. J. Habibie.

    Ia dikabarkan tengah membujuk Amien Raies untuk tidak menggelar pembacaan doa di Monas dan berinisiatif untuk bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh terkemuka diantaranya seperti Adnan Buyung Nasution, Rendra, dan Setiawan Djodi.

    Bisnis

    Setelah berkarir di dunia militer, Prabowo kemudian beralih ke dunia bisnis. Saat ini, ia dikenal sebagai pebisnis tersukses yang kaya raya. Ia dikabarkan telah memiliki 27 perusahaan yang ada di dalam dan luar negeri. Diantaranya seperti, PT Tidar Kerinci Agung yang bergerak di bidang produksi minyak kelapa sawit, PT Nusantara Energy bergerak di bidang migas, tambang, pertanian, kehutanan, serta pulp, PT Jaladri Nusantara di bidang perikanan, dan PT Kertas Nusantara yang memproduksi kertas.

    Pada Pilpres 2009, bahkan Prabowo tak main-main jika asset yang dimilikinya tersebut bisa mencapai sebanyak Rp 1,579 triliun dan US$ 7,57 juta. Semua itu termasuk dengan kemilikkan 84 ekor kuda istimewa dan sejumlah mobil super mewah yang ia punya.

    Membentuk Partai

    Pada Konvensi Capres Golkar tahun 2004 silam, Prabowo mencalonkan diri untuk menjadi Presiden Indonesia. Ia pun kemudian lolos hingga putaran terakhir, namun namanya kalah oleh calon lain yaitu Wiranto.

    Pada 6 Februari 2008, ia bersama adiknya, Hashim Djojohadikusumo dan mantan aktivis mahasiswa bernama Fadli Zon, serta mantan Deputi V Badan Intelijen Negara Bidang Penggalangan bernama Muchdi Purwoprandjono, dan juga sejumlah tokoh lain, mendirikan sebuah partai yang diberi nama Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra.

    Gerindra kemudian meraih suara sebesar 4.646.406 dan 26 orang untuk mewakilinya pada Pemilu Legislatif Indonesia tahun 2009. Ia kemudian diusung Gerindra untuk kembali menjadi capres pada Pemilu 2009. Namun akhirnya ia maju sebagai cawapres dari Megawati Soekarnoputri. Ia pun kembali mengalami kekalahan oleh pasangan SBY-Boediono. Ia kemudian maju kembali pada Pilpres 2014. Namun, ia lagi-lagi kalah yang kemudian dikaitkan dengan sejumlah isu, seperti penculikan aktivis pada tahun 1997-1998 dan terlibat dalam kerusuhan pada Mei 1998.

    Prabowo - KEHIDUPAN PRIBADI

    Menikah & Dikaruniai Anak

    Prabowo Subianto kemudian menikah dengan putri dari Presiden Soeharto yang bernama Titiek Soeharto. Namun, pernikahan Prabowo dengan Titiek berakhir tidak lama setelah Presiden Soeharto mundur dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia.

    Dari pernikahannya dengan Titiek, ia dikaruniai seorang anak lelaki yang diberi nama Didiet Prabowo. Didiet kemudian tumbuh besar di Boston, AS dan sekarang tinggal di Paris, Perancis sebagai seorang desainer ternama.

    Penilaian Pilkada 2017

    Ungkap Pihak Yang Curang

    Namun, Prabowo tidak menjelaskan secara lebih merinci lagi siapakah calon yang ia maksud telah menggunakan cara yang licik. Prabowo kemudian melanjutkan penjelasannya terkait bagaimana perilaku politikus di Indonesia yang dinilainya banyak berbohong.

    "Politisi minta ampun deh bohongnya. Gue kapok juga nih, ini celaka. Kalian jangan jadi generasi seperti itu. Jangan kira, maju dengan kebohongan, maju dengan kelicikan, maju dengan kecurangan, maju dengan akal-akalan, kita bisa menjadi negara yang baik, negara yang makmur," tandas Prabowo.

    Sumber: Liputan6.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Ikuti @gozzipindo
    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Mantan Anggota Tim Ahok, Rian Ernest yang Juga Politisi PSI Bantah Pernyataan Anies Baswedan !?

    Mantan anggota tim Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yakni Rian Ernest menjadi salah satu trending topic di Twitter. Rian yang dikabarkan akan segera menikah dan aktif di Instagram membantah pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal gaji tim Gubernur DKI Jakarta sebelumnya digaji oleh pihak swasta. Rian yang juga merupakan politisi PSI mengatakan bahwa gajinya dulu berasal dari biaya penunjang operasional Gubernur sebesar Rp 20 juta per bulan.

    2017.11.22

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci

    PERHATIAN !