Menyajikan berita terhangat!

Prabowo Subianto Secara Terang-Terangan Sindir SBY Mengenai Isu Kasus Penyadapan !?

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa penyadapan sudah menjadi hal yang dilakukan banyak orang di zaman sekarang. Hal ini dikemukakan Prabowo mengenai isu penyadapan yang dilontarkan oleh SBY

  • 1619

    view

  • Tweet
    Share

    Prabowo Subianto - BIOGRAFI

    Profil

    Nama Lengkap: Prabowo Subianto
    Tempat dan Tanggal Lahir: Jakarta, 17 Oktober 1951
    Agama: Islam

    Pendidikan:

    * SD (Hongkong)
    * Victoria Institution (Malaysia)
    * International School (Swiss)
    * American School In London, United Kingdom
    * AKABRI Magelang

    Kursus/Pelatihan:

    * Kursus Dasar Kecabangan Infanteri (1974)
    * Kursus Para Komando (1975)
    * Jump Master / Instruktur Terjun Payung (1977)
    * Kursus Perwira Penyelidik (1977)
    * Free Fall / Terjun Bebas (1981)
    * Counter Terorist Course, GSG-9 Germany (1981)
    * Special Forces Officer Course, Ft. Benning USA (1981)

    Biografi Singkat

    Prabowo adalah mantan Danjen Kopassus, pengusaha dan politisi. Prabowo berasal dari keluarga ilmuwan. Kakeknya, Margono Djojohadikusumo, merupakan pendiri Bank Negara Indonesia, pemimpin pertama Dewan Pertimbangan Agung Sementara, dan Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia . Ayahnya, Sumitro Djojohadikusumo, yang merupakan ahli ekonomi dulu dipercaya Presiden Soeharto untuk menjadi Menteri Riset dan Teknologi. Prabowo menikahi anak Soeharto yang bernama Siti Hediati tahun 1983.

    Prabowo pernah mengenyam pendidikan di Akademi Militer Magelang. Selama karir militernya, ia berjasa dalam sebuah operasi melawan Gerakan Papua Merdeka. Ia membebaskan 12 peneliti yang sedang melakukan ekspedisi, 5 di antaranya adalah warga negara Indonesia.

    Prabowo Subianto - KARIER POLITIK

    Mendirikan Partai Gerindra

    Prabowo dan adiknya Hashim Djojohadikusumo, Fadli Zon, dan Muchdi Purwoprandjono serta sederetan nama lainnya mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya atau Partai Gerindra pada tanggal 6 Februari 2008. Ia menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat. Partai tersebut meraih 4.646.406 suara (4,46 %) dan menempatkan 26 orang wakilnya di DPR RI pada Pemilu legislatif Indonesia tahun 2009.

    Pemilu 2009

    Pada tanggal 9 Mei 2008, Partai Gerindra menyatakan keinginannya mencalonkan Prabowo menjadi calon presiden Pemilu 2009 saat mereka menyerahkan berkas pendaftaran ikut Pemilu 2009, setelah proses tawar menawar yang alot, akhirnya bersedia menjadi calon wakil presiden Megawati Soekarnoputri.

    PDIP dan Gerindra mencalonkan Megawati sebagai calon presiden dan Prabowo sebagai calon presiden dalam pemilu 2009. Bila terpilih, Prabowo mengendalikan program kebijakan ekonomi Indonesia yang "berdasarkan asas berdiri di kaki sendiri, berdaulat di bidang politik, dan berkepribadian nasional di bidang kebudayaan dalam kerangka sistem presidensial".

    Pemilu 2014

    Pada 17 Maret 2012, Prabowo mendapat mandat dari 33 Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra untuk maju pada pemilihan presiden 2014. Partai Gerakan Indonesia Raya telah menyatakan akan mengusung Prabowo sebagai calon presiden pemilihan presiden 2014. Prabowo sudah menyatakan kesediaannya dicalonkan sebagai presiden, jika mendapat dukungan dari rakyat.

    Beberapa lembaga survei mencatat elektabilitas Prabowo tertinggi dibandingkan calon presiden lainnya, tidak sedikit pengamat politik meyakini langkah Prabowo terganjal elektabilitas Partai Gerakan Indonesia Raya yang sangat rendah.

    Di Pemilihan umum legislatif 2014, Gerindra meraih posisi ketiga, hanya sedikit selisih suara dibanding PDIP dan Golkar, yaitu 11,58 persen, sementara PDIP meraih 19,52 persen dan Golkar 15,22 persen berdasarkan perhitungan cepat Kompas hingga 9 April 2014.

    Prabowo Subianto - KARIR BISNIS & PENGHARGAAN

    Karier Bisnis

    Prabowo memiliki 27 perusahaan di Indonesia dan di luar negeri . Ia adalah Presiden dan CEO PT Tidar Kerinci Agung yang bergerak di bidang produksi minyak kelapa sawit, lalu PT Nusantara Energy yang bergerak dalam bidang migas, pertambangan, pertanian, kehutanan dan pulp, juga PT Jaladri Nusantara yang bergerak di bidang perikanan.

    Setelah meninggalkan militer, Prabowo memilih mengikuti karier adiknya, Hashim Djojohadikusumo, dan menjadi pengusaha. Karier sebagai pengusaha dimulai dengan membeli Kiani Kertas, perusahaan pengelola pabrik kertas yang berlokasi di Mangkajang, Kalimantan Timur. Sebelumnya, Kiani Kertas dimiliki oleh Bob Hasan, pengusaha yang dekat dengan Presiden Suharto. Prabowo membeli Kiani Kertas menggunakan pinjaman senilai Rp 1,8 triliun dari Bank Mandiri.

    Penghargaan

    Bintang Kartika Eka Paksi Nararya
    Satya Lencana Kesetiaan XVI Tahun
    Satya Lencana Seroja Ulangan–III
    Satya Lencana Raksaka Dharma
    Satya Lencana Dwija Sistha
    Satya Lencana Wira Karya
    The First Class The Padin Medal Ops Honor dari Pemerintah Kamboja
    Bintang Yudha Dharma Nararya

    Prabowo Subianto - KEHIDUPAN PRIBADI

    Prabowo adalah anak dari begawan ekonomi, Soemitro Djojohadikusumo, menikah dengan Dora Sigar. Prabowo juga cucu dari Raden Mas Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank Negara Indonesia yang merupakan ketua Dewan Pertimbangan Agung Republik Indonesia pertama serta anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia.

    Apabila ditelusuri lebih jauh Prabowo merupakan keturunan dari Adipati Mrapat, bupati Kadipaten Banyumas pertama salah satu kakek buyutnya adalah Panglima Laskar Diponegoro untuk wilayah Gowong, atau lebih dikenal dengan nama Raden Tumenggung Kertanegara III.
    Prabowo dididik keras oleh ayah dan ibunya. Hal ini dilakukan agar ia menjadi pribadi yang disiplin dan tegas. Soemitro, ayah Prabowo, mengaku dalam mendidik anak, ia menerapkan dua sistem. Pertama, kalau anak meminta waktu, maka orang tua meluangkan. Kedua, orang tua tidak meremehkan seberapa pun nakalnya.

    Sementara, ibu Prabowo, mengaku dalam mendidik anak, ia menerapkan sistem disiplin. Tata karma dan etika Belanda diterapkan dalam mendidik anak, sebagaimana didikan yang ia terima waktu kecil dari kedua orang tuanya yang sama-sama berpendidikan Belanda.

    Prabowo kecil adalah anak sangat keras. Sifat itu sering terlihat saat ia makan bersama keluarganya. Prabowo tidak mau mengikuti tata krama yang diajarkan oleh ibunya. Karena itu, tangannya sering kesana kemari dan ia tidak mau melipat serbet diatas pangkuannya. Sifat kerasnya ini sepertinya diturunkan dari ibunya. Namun, meskipun dikenal sebagai anak yang keras, Prabowo juga memperlihatkan bahwa ia memiliki gaya berpikir yang kritis dan bebas yang diturunkan oleh ayahnya.

    Sumber: sidomi.com

    Setiap harinya, Prabowo suka bermain perang bersama temannya dibelakang rumah. Ketika bermain, ia suka menjadi tokoh baik. Bahkan, ia sangat serius bermain menjadi tentara. Teman-temannya suka meniru gayanya, terlebih cara memegang senjata. Prabowo pun diminta mengajarkan bagaimana cara memegang senjata yang dinilai teman-temannya persis seperti tentara perang. Sifat Prabowo tersebut sepertinya menunjukkan bahwa ia sangat tertarik dengan dunia militer.

    KOMENTAR ISU PENYADAPAN

    Isu penyadapan telepon yang sedang ramai dibicarakan akhir-akhir ini diungkap oleh Susilo Bambang Yudhoyono. Bahkan, Prabowo Subianto juga ikut menyoroti kasus ini.

    Dalam pernyataannya baru-baru ini, Ketua Umum Partai Gerindra ini mengatakan kalau penyadapan yang dilakukan negara pada beberapa orang adalah hal yang biasa dan wajar. Baginya, jika memang tidak ada yang pembicaraan yang salah atau dianggap rahasia maka sebaiknya tidak perlu khawatir.

    Pernyataan yang sama juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. "Kami juga tidak ingin ada penyadapan-penyadapan tapi kita juga tidak ingin masalah ini kemudian menjadi persoalan yang terlalu dibesar-besarkan, jadi proporsional saja," Ungkap Fadli Zon

    Pernyataan yang sama juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. "Kami juga tidak ingin ada penyadapan-penyadapan tapi kita juga tidak ingin masalah ini kemudian menjadi persoalan yang terlalu dibesar-besarkan, jadi proporsional saja," Ungkap Fadli Zon .

    Seperti diketahui selama ini bahwa, isu ini mencuat ke permukaan publik usai pengacara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mencecar Ma'aruf Amin saat menjadi saksi di persidangan kasus penistaan agama. Mereka pun menanyakan mengenai informasi percakapan antara Ketua Majelis Ulama Indonesia itu dengan SBY.

    Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) pun secara tegas membantah semua tudingan kuasa hukum Ahok dan meminta pemerintah serta aparat kepolisian mengatasi persoalan tersebut. Dia menganggap penyadapan ilegal merupakan kejahatan yang cukup serius dan perlu segera ditindaklanjuti.

    "Ya, kita kalau bicara yang benar, ya tidak apa-apa. Saya tahu kalau saya juga disadap, Berkuasa ini amanah, berkuasa itu ada saatnya naik ada saatnya turun, tidak usah terlalu dibuat tegang begitu,"

    Sumber: Prabowo: Kalau Bicara Benar Tak Usah Takut Disadap

    Prabowo mengatakan penyadapan dilakukan negara terhadap seseorang adalah hal yang biasa. Menurutnya, semua negara melakukan hal serupa. Dia juga mengatakan, kekuasaan seseorang tidak pernah mutlak berada di atas.

    "Yang penting, jangan selalu mencari konflik. Kalau menurut saya condong masyarakat kita ini selalu mau menghardik teman sendiri, menghardik bangsa sendiri. Untuk apa sih? Kita baik-baik saja. Jangan suka mencela, jangan suka mencari jangan suka maki-maki,"

    Sumber: Prabowo: Kalau Bicara Benar Tak Usah Takut Disadap

    Ketua Umum Partai Gerindra ini menyayangkan dugaan penyadapan terlalu dibesar-besarkan. Karena hal itu bisa menimbulkan konflik baru di masyarakat. Dan juga Prabowo meminta agar semua pihak menjaga persatuan bangsa dan tidak saling mencari kesalahan satu sama lain.

    PENUTUP

    Menurut Ketua Umum Partai Gerindra ini bahwa, kita tidak perlu takut atau kuatir disadap bila tidak melakukan kesalahan atau pembicaraan yang bersifat negatif. Karena, menurutnya penyadapan itu merupakan sbuah hal yang sangat lumrah, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dan masalah ini seharusnya tidak perlu dibesar-besarkan

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Ikuti @gozzipindo
    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Mantan Anggota Tim Ahok, Rian Ernest yang Juga Politisi PSI Bantah Pernyataan Anies Baswedan !?

    Mantan anggota tim Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yakni Rian Ernest menjadi salah satu trending topic di Twitter. Rian yang dikabarkan akan segera menikah dan aktif di Instagram membantah pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal gaji tim Gubernur DKI Jakarta sebelumnya digaji oleh pihak swasta. Rian yang juga merupakan politisi PSI mengatakan bahwa gajinya dulu berasal dari biaya penunjang operasional Gubernur sebesar Rp 20 juta per bulan.

    2017.11.22

    Artikel terkait

    Mantan Anggota Tim Ahok, Rian Ernest yang Juga Politisi PSI Bantah Pernyataan Anies Baswedan !?

    Mantan anggota tim Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yakni Rian Ernest menjadi salah satu trending topic di Twitter. Rian yang dikabarkan akan segera menikah dan aktif di Instagram membantah pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal gaji tim Gubernur DKI Jakarta sebelumnya digaji oleh pihak swasta. Rian yang juga merupakan politisi PSI mengatakan bahwa gajinya dulu berasal dari biaya penunjang operasional Gubernur sebesar Rp 20 juta per bulan.

    2017.11.22

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci

    PERHATIAN !